Jakarta–PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) optimis bisa mendorong kinerja agen layanan keuangan tanpa kantor untuk dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai) pada tahun ini.
Tidak main-main, perseroan menargetkan 3 juta rekening dari agen Laku Pandai. General Manager Electronic Banking Division BNI, Anang Fauzie yakin pihaknya bisa mencapai 3 juta rekening tahun ini.
Baca juga: BNI Himpun Uang Tebusan Tax Amnesty Rp9 Triliun
“Tahun depan (2018) 10 juta rekening. Jadi dalam tiga tahun dapat 10 juta rekening luar biasa,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 15 Maret 2017.
Target tersebut diharapkan bisa mendukung program Pemerintah Jokowi yang menginginkan tingkat keuangan inklusif di Indonesia mencapai 75 persen pada 2019. Saat ini, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tingkat inklusi keuangan masih sebesar 36 persen. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More