News Update

BNI Biayai Proyek Tol Surabaya-Mojokerto Rp1,08 Triliun

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut membiayai proyek pembangunan ruas jalan tol Surabaya – Mojokerto melalui perjanjian kredit sindikasi bersama beberapa bank lain dengan porsi 30,98% atau sebesar Rp1,08 triliun.

Adapun Tol sepanjang 36,2 kilometer ini memiliki nilai proyek sebesar Rp4,9 triliun yang dibiayai secara sindikasi dengan pembiayaan total sebesar Rp3,4 triliun.

“Pembiayaan infrastruktur merupakan salah satu dari sektor-sektor utama yang mendapatkan pembiayaan BNI,” kata Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta, dalam siaran persnya, Rabu, 20 Desember 2017.

Pembangunan Tol Surabaya – Mojokerto sendiri dibagi atas 4 Seksi, yaitu seksi IA Waru – Sepanjang, Seksi IB sepanjang – Western Ring Road, Seksi II Western Ring Road – Driyorejo, Seksi III Driyorejo – Krian, dan Seksi IV Krian – Mojokerto.

Seksi IA dan Seksi IV saat ini telah beroperasi, dimana Seksi I mulai beroperasi sejak tanggal 27 Agustus 2011 dan Seksi IV mulai tanggal 19 Maret 2016.

Seksi IB, Seksi II, dan Seksi III baru selesai proses konstruksinya dan beroperasi mulai Selasa (19 Desember 2017).

Dalam perjanjian kredit sindikasi ini BNI juga bertindak sebagai Mandated Lead Arranger, Agen Fasilitas, dan Agen Penampungan.

PT Jasamarga Surabaya Mojokerto/ PT JSM (Jasamarga Group) merupakan perusahaan pemilik konsesi ruas tol Surabaya-Mojokerto.

Adapun anggota sindikasi lainnya adalah BRI, Bank Jatim, Bank Sumut, Bank DIY, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), dan Indonesia Eximbank. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

1 hour ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

6 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

6 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

6 hours ago