Jakarta – Sebagai bank milik pemerintah yang mendapat mandat untuk menjadi bank global, PT Bank Negara Indonesia (Persero) tbk terus meningkatkan ekspansi nasabah sekaligus optimalisasi kinerja layanan global banking. Salah satunya melalui ekspansi program BNI Xpora di tengah meningkatnya potensi ekspor produk dalam negeri bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“UMKM Indonesia banyak yang potensi ekspor tapi belum berjalan. Ini kita kembangin namanya di satu program Xpora,” ujar Direktur IT dan Operasi Bank BNI, Y.B Hariantono kepada Infobank di sela-sela acara Green Golf Tournament 2022 di Jakarta.
Tidak hanya memberikan pembiayaan terhadap UMKM, BNI juga melakukan pemberdayaan dari sisi pelatihan dan peningkatan kualitas produk agar dapat bersaing di pasar internasional. Apalagi di era digitalisasi seperti sekarang ini, maka penting bagi UMKM untuk melek digital.
“Bagaimana dari sisi operasional mereka supaya lebih rapih, kita kerjasama misalnya dengan perusahaan software accounting untuk bantu mereka. Kemudian kita juga kerja sama dengan e-commers. Selain itu, untuk urusan perizinan ekspor kita bantu mereka dengan mekanisme digital,” ungkapnya.
Sebagai informasi, portofolio kredit BNI pada 2021 yang diberikan untuk UMKM mencapai 20,1%. BNI menargetkan ekspansi kredit UMKM hingga 30 persen pada 2024. (*) Dicky F. Maulana
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More
Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group ASING, Aseng dan Asep. Bank milik… Read More