CSR

BNI Bangun Campus Financial Ecosystem Bersama UNUD

Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali melakukan ekspansi program Campus Financial Ecosystem dengan menggandeng Universitas Udayana (UNUD). UNUD menjadi kampus pilihan di luar Pulau Jawa sebagai wujud nyata konsistensi BNI sebagai Bank yang sangat dekat dengan kampus melalui program Campus Financial Ecosystem.

Program ini merupakan solusi transaksional dan non transaksional lengkap dan terbaik untuk memenuhi kebutuhan Civitas Akademika, mulai dari Mahasiswa, Dosen, Pegawai, Alumni, Vendor hingga pelaku usaha di Lingkungan Kampus sehingga akan terwujud pendidikan yang bermutu.

BNI dan UNUD melakukan Kick Off Campus Financial Ecosystem melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Ekosistem Keuangan Perguruan Tinggi pada hari ini Jumat (25 Maret 2022) oleh Rektor Universitas Udayana I Nyoman Gde Antara dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto. Acara tersebut bertempat di Gedung Rektorat Universitas Udayana, Denpasar.

Selain Penandatanganan Naskah Nota Kesepahaman (MoU) tersebut, BNI dan UNUD melakukan integrasi sistem keuangan melalui Cash Management System, program pemberian fasilitas kredit tanpa agunan bagi pegawai dan dosen yang disebut sebagai BNI Fleksi, Pembiayaan kredit BNI Fleksi pendidikan bagi mahasiswa S2 & S3 , Penerbitan Kartu Kredit Affinity, Program Magang bagi mahasiswa S1 serta Program dukungan bagi UMKM binaan Universitas Udayana melalui BNI Edupreneur.

Sis Apik mengatakan, BNI terus melakukan digitalisasi kampus dan kali ini berkolaborasi dengan UNUD untuk memberikan pelayanan lengkap bagi seluruh civitas akademika melalui program BNI Campus Financial Ecosystem.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama Campus Financial Ecosystem dengan UNUD. Kami tentunya akan semakin proaktif memberikan solusi keuangan yang terintegrasi berbasis digital dan sesuai dengan kebutuhan segenap Civitas Akademika, dari mulai solusi keuangan bagi Kampus UNUD, dosen atau staff pengajar, staff pegawai, mahasiswa, bahkan lebih luas lagi, sampai dengan keluarga mahasiswa dan pelaku usaha di sekitar kampus UNUD,” katanya.

Adapun, BNI Campus Financial Ecosystem ini merupakan program yang sangat tepat dalam mendukung upaya UNUD dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan menghasilkan lulusan yang memiliki integritas tinggi sesuai tuntutan masyarakat lokal dan Internasional.

Selain hal tersebut diatas BNI juga berharap dengan Program Ekosistem Keuangan Kampus ini dapat membantu mewujudkan UNUD menuju Cashless Society yang terintegrasi dengan layanan yang dikembangkan oleh BNI . BNI menyediakan solusi digital terintegrasi dalam rangka memberikan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan kegiatan di universitas Udayana .

Sebelumnya, BNI juga telah bekerjasama dengan Unviersitas Udayana meliputi beberapa layanan yang telah dipergunakan dan terbukti mempermudah layanan transaksional baik bagi mahasiswa , maupun civitas akademika udayana , layanan tersebut meliputi Student Payment Center (SPC) Host to Host, pembayaran tunjangan kinerja, pengelolaan keuangan , penempatan Outlet BNI dilingkungan kampus.

Tentunya dengan adanya Program Campus Financial Ecosystem yang dilakukan penandatanganannya pada hari ini menjadi semakin komprehensif memberikan solusi-solusi keuangan dan non keuangan serta meningkatkan value kedua belah pihak(*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Funding Korporasi Bank Mega Syariah Tembus Rp5,9 Triliun di 2025

Poin Penting Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan funding korporasi lebih dari 60 persen yoy menjadi… Read More

2 hours ago

Mengapa Selat Hormuz Menjadi Variabel Penting dalam Perang Teluk?

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior, Praktisi Perbankan, dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia PERANG… Read More

14 hours ago

Riset HID: 73 Persen Perusahaan Prioritaskan Manajemen Identitas di Tengah Ancaman Siber

Poin Penting Menurut riset HID 73 persen perusahaan global kini memprioritaskan manajemen identitas seiring meningkatnya… Read More

19 hours ago

Menguak Dugaan Kegagalan KAP dan Ketimpangan Penegakan Hukum dalam Skandal Kredit Sritex

Jakarta - Persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang terkait kasus kredit macet PT… Read More

20 hours ago

Top! Laba Bank Kalbar Februari 2026 Tumbuh 14,81 Persen di Tengah Tekanan Ekonomi

Poin Penting Hingga Februari 2026, Bank Kalbar mencetak laba Rp98,71 miliar, naik 14,81 persen (yoy),… Read More

22 hours ago

Ikut Earth Hour 2026, BCA Pastikan Jaringan dan Layanan Perbankan Berjalan Normal

Poin Penting BCA berpartisipasi dalam Earth Hour 2026 dengan memadamkan lampu dan perangkat non-esensial selama… Read More

1 day ago