Outlet BNI; Dukung kinerja bisnis. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan untuk tahun buku 2015. Dalam rapat tersebut, perseroan menyetujui untuk membagikan dividen tunai yang akan dibayarkan kepada para pemegang saham.
Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni mengatakan, dividen tunai yang akan dibayarkan kepada pemegang saham mencapai 25% dari laba bersih perseroan sepanjang 2015 yang tercatat sebesar Rp9,067 triliun. Sedangkan sisanya akan digunakan sebagai laba ditahan.
“Alokasi dana Program Bina Lingkungan Tahun 2016 sebesar 1% dari Laba Bersih Tahun Buku 2015.” ujar Baiquni di Jakarta, Kamis, 10 Maret 2016.
Selain itu, perseroan juga menyetujui laporan tahunan perseroan untuk tahun buku 2015 termasuk laporan tugas pengawasan dewan komisaris, mengesahkan laporan keuangan konsolidasian perseroan sekaligus pengesahan laporan tahunan pelaksanaan program kemitraan dan bina lingkungan tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 yang telah diaudit.
Lalu, perseroan juga memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk Tahun Buku 2015, serta menetapkan gaji/ honorarium, tunjangan dan fasilitas bagi Direksi dan anggota Dewan Komisaris untuk tahun 2016.
Perseroan juga memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku 2016 serta menetapkan besarnya honorarium dan persyaratan lainnya bagi KAP tersebut.
“Selain itu juga menetapkan KAP Pengganti dalam hal KAP yang ditunjuk karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit atas Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan untuk tahun buku 2016,” tukasnya.
Baiquni menambahkan, perseroan menyetujui dan memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Pegawai dengan menggunakan saham tresuri (treasury stock). (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More