BNC memperkenalkan layanan keuangan terbaru, yaitu Neo Business. Foto: Istimewa.
Jakarta – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) memperkenalkan layanan keuangan terbaru, yaitu Neo Business. Layanan ini didesain khusus bagi nasabah individual pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengatur transaksi keuangan dan bisnis mereka.
Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk Aditya Windarwo mengatakan, layanan Neo Business ditujukan untuk memberikan kemudahan layanan perbankan terintegrasi untuk segmen pebisnis kecil dan menengah.
“Layanan ini memungkinkan pengguna UMKM untuk dapat memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, menerima dan mengelola pembayaran hasil usaha dari platform e-commerce, food delivery, atau platform digital lainnya, karena layanan ini dilengkapi dengan fitur pembukuan dan analisa bisnis,” ungkap Aditya dalam keterangan resminya dikutip Rabu, 5 April 2023.
Selain itu, lanjutnya, layanan Neo Business juga dapat mengirimkan payment collection kepada mitra bisnis ataupun pelanggan. Utamanya adalah penerimaan transaksi pembayaran menggunakan QRIS yang settlement-nya akan diterima pada hari yang sama.
“Fitur QRIS yang terdapat di Neo Business memungkinkan pengguna UMKM mendaftarkannya secara mandiri dan mudah. Pengguna juga dapat membuat QRIS sesuai dengan kebutuhan transaksional pengguna,” tambahnya.
Dengan hadirnya Neo Business, Aditya berharap, pelaku UMKM mendapatkan kemudahan transaksi, layanan perbankan yang aman dengan dukungan teknologi canggih, bebas biaya administrasi dan transfer antarbank.
“Ke depannya, kami juga akan menyediakan pinjaman (merchant loan) bagi para pemilik UMKM pengguna Neo Business sehingga dapat membantu mereka dalam mengembangkan usahanya,” tutup Aditya.(*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More