Jakarta – Bank Neo Commerce (BNC) merasa senang di awal tahun ini. Bagaimana tidak, hingga Februari 2022 total kredit yang disalurkannya mencatatkan pertumbuhan hingga double digit secara tahunan.
Merujuk laporan posisi keuangan (neraca) bulanan yang dipublikasikan di website resminya, dikutip 18 April 2022, kredit dari Bank Neo Commerce mampu tumbuh 16,72% atau dari Rp3,68 triliun pada Februari 2021 menjadi Rp4,29 triliun di Februari 2022.
Yang lebih membanggakan, dana pihak ketiga (DPK) dari bank yang dipimpin oleh Tjandra Gunawan sebagai direktur utama ini melejit dua kali lipat lebih atau tepatnya tumbuh 129,32% dari Rp4,03 triliun pada Februari 2021 menjadi Rp9,24 triliun di periode yang sama tahun ini.
Alhasil, dengan pertumbuhan-pertumbuhan tersebut mengerek naik total aset bank berkode emiten BBYB ini menjadi sebesar Rp12,95 pada triliun pada Februari 2022 atau meningkat 134,85% dibanding periode yang sama 2021 yaitu sebesar Rp5,52 triliun. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More