Ekonomi dan Bisnis

BlueScope dan Surya Mas Group Kolaborasi Perkuat Pasar Baja Ringan

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kualitas produk sampai ke tangan konsumen, PT NS BlueScope Indonesia bekerjasama dengan Surya Mas Group membangun kolaborasi merek bersama.

Presiden Direktur PT NS BlueScope Indonesia, Lucky Lee mengatakan, sebagai pelopor inovasi baja lapis alumunium seng (BJLAS), pihaknya telah berperan dalam pembangunan infrastruktur maupun perumahan di Indonesia. BlueScope merupakan perusahaan manufaktur baja yang telah memiliki rekam jejak dengan lebih 14,000 karyawan di dunia.

“Produk jadi BlueScope digunakan pada berbagai jenis bagian bangunan diantaranya penutup atap, dinding, baja ringan, maupun untuk kegunaan lainnya seperti manufaktur. Dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional Indonesia, kami terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah dalam menjalankan usaha kami dengan berkolaborasi,” ujar Lucky dikutip di Jakarta.

PT NS BlueScope Indonesia menggandeng Surya Mas Group sebagai Rollformer ternama dengan rekam jejak 16 cabang / titik distribusi di Indonesia Tengah dan Timur, membangun kerjasama strategis merek bersama menggunakan logo Steel Supplied by BlueScope pada merek GajahlumePro dan Bestlume. Steel Supplied by BlueScope sebagai komitmen kedua perusahaan memberikan jaminan mutu kualitas rangka baja ringan, atap, dan rangka plafon untuk perlindungan konsumen.

Adanya 3 identifikasi warna pada merek bersama memudahkan konsumen peruntukan yang sesuai kualitas baja lapisnya. Rangka baja ringan atau atap dengan stiker berwarna biru menggunakan material berbahan dasar AZ100 yang memiliki ketahanan karat yang terjamin melalui garansi sampai dengan 10 tahun dan ketahanan warna yang terjamin melalui garansi sampai dengan 5 tahun.

Untuk melengkapi rangkaian produk juga tersedia produk untuk Atap/Dinding dengan sticker berwarna merah dengan bahan dasar AZ70 yang cocok untuk atap ekonomis. Terakhir, penggunaan Rangka Plafon yang berbahan tersedia material dengan sticker berwarna hijau berbahan dasar AZ50.

Sementara itu, Presiden Direktur Surya Mas Group, Kismono Wiyogo menambahkan, bahwa pihaknya fokus mengembangkan merek GajahlumePro yang diproduksi oleh Surya Mas Indobaja dan merek Bestlume yang diproduksi oleh Surya Sukses Selalu dan Surya Mekar Abadi untuk Atap menggunakan material AZ100& AZ70, Rangka Bajaringan menggunakan material AZ100 dan hollow/rangka plafon menggunakan material AZ50 dari PT NS BlueScope Indonesia.

“Jaminan mutu dan keekonomisan produk atap, rangka baja ringan dan rangka plafon adalah fokus utama Kami untuk kepuasan serta perlindungan konsumen,” ucapnya.

Kegiatan edukasi kepada konsumen maupun para tukang/mandor terkait spesifikasi produk juga akan menjadi satu rangkaian kegiatan dari kerjasama merek ini. “Kami akan membawa kerjasama merek ini di wilayah distribusi Kami, mencakup Indonesia Tengah dan Timur, dengan membawa logo ‘Steel Supplied by BlueScope’ berdampingan dengan merek ‘GajahlumePro’ dan ‘Bestlume’ di seluruh materi promosi dan produk,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago