Jakarta–Guna dapat meningkatkan daya saing dengan armada transportasi berbasis aplikasi, PT Blue Bird Tbk merilis sistem transaksi nontunai (cashless) di aplikasi My Blue Bird melalui alat pembayaran e-voucher, kartu kredit dan kartu debit.
Menurut Direktur Blue Bird, Sigit P. Djokosoetono, penerapan sistem pembayaran cashless ini merespons maraknya layanan jasa transportasi berbasis aplikasi serta permintaan pelanggan.
“Selain tunai, kami menawarkan pembayaran cashless kepada pelanggan,” katanya di Jakarta, Rabu, 7 September 2016.
Sigit mengatakan, pada penggunaan aplikasi cashless online ini Blue Bird berkolaborasi dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk dan Mastercard.
“Untuk meningkatkan kompetisi, kami juga memberikan diskon Rp20 ribu di Jabodetabek,” ujar Sigit.
Dia mengungkapkan, untuk dapat bersaing dengan layanan jasa transportasi berbasis aplikasi online, pada tahun ini pihaknya akan terus lebih agresif mengembangkan fitur berbasis teknologi informasi (IT).
Lebih lanjut dia menyebutkan, penggunaan aplikasi cashless online bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem pembayaran ini juga diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi pelanggan.
Selain itu penggunaan aplikasi cashless diyakini mampu menandingi layanan jasa transportasi yang berbasis pengembangan aplikasi online.
“Dengan sistem nontunai ini, kami bisa masuk bersama-sama dengan yang lain (kompetitor) di era digital,” tutupnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More