Blue Bird; Luncurkan armada MPV. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Manajemen PT Blue Bird Tbk (BIRD) mengklaim bahwa pihaknya tidak pernah menyatakan perang dengan dengan moda transportasi online.
CEO Blue Bird Group, Noni Purnomo menyebutkan, bahwa hal tersebut disebabkan perseroan dari tahun 2011 lalu juga telah mendirikan aplikasi online untuk memberikan kemudahan kepada para pelanggannya.
“Tuntutan yang disampaikan pengemudi, belum tentu sama dengan apa yang dirasakan perusahaan. Kalau dari Blue Bird, kami enggak pernah menyatakan ini pertempuran antara online dengan konvensional karena di Blue Bird sendiri, kita sudah punya applikasi online dri 2011,” kata Noni di Kantor Blue Bird, Jakarta, Selasa, 22 Maret 2016.
Noni sendiri menegaskan, masalah ini bukanlah masalah persaingan bisnis. Namun, lebih tepatnya kesetaraan dalam berbisnis.
Karena, banyak aturan yang harus ditaati oleh perusahaan transportasi dalam mengoperasikan armadanya. Sedangkan, transportasi online tidak harus menaati aturan akan tetapi bisa beroperasi.
“Mulai dari pada saat kita ingin mendapatkan izin, mereka harus membuktikan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut memiliki pull-pull atau tempat adanya kendaraan tersebut beroperasi, sehingga kami bisa memastikan dari keamanan kendaraan itu sendiri. Bisa memastikan juga maintance sendiri bahwa kendaraan tersebut dalam keadaan baik,” tukasnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More