Moneter dan Fiskal

BLT Minyak Goreng Jadi Upaya Pemerintah Antisipasi Inflasi

Jakarta – Pada Maret 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi di Indonesia mencapai 0,66%, naik dari bulan sebelumnya -0,22%. Menanggapi angka inflasi yang naik dan harga kebutuhan beberapa komoditas inti yang meningkat, Pemerintah berupaya menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng.

Direktur Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengungkapkan, keputusan Pemerintah untuk menyalurkan BLT merupakan sebagai upaya menjaga daya beli dan konsumsi rumah tangga masyarakat. Saat ini, konsumsi masyarakat memang memiliki bagian terbesar dalam PDB Indonesia, sehingga tingkat inflasi yang tinggi perlu ditangani.

“Program yang kita lakukan kali ini bukan untuk mengendalikan inflasi, tetapi untuk merespon inflasi yang terjadi. Supaya menjaga daya beli masyarakat terutama menengah bawah agar bisa merespon secara tepat terhadap kenaikan harga-harga tersebut,” ujar Isa pada paparan virtualnya, Jumat, 8 April 2022.

Sebagai informasi, BLT Minyak Goreng ini akan dibagikan pada 20,65 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk rumpun Bantuan Sosial Pangan dari Kemensos. Sementara itu, total jumlah penerima BLT Minyak Goreng yang ada di Rumpun BTPKLWN adalah 2,5 juta PKL dan warung, terutama makanan atau gorengan.

Isa mengungkapkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi pada kebijakan BLT Minyak Goreng. Saat ini pemerintah baru memberikan selama 3 bulan. Meskipun demikian, bukannya mustahil untuk kebijakan ini diperpanjang jika memang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Karena itu, kita akan lihat, saat ini memang hanya tiga bulan, April, Mei, Juni apakah ini sudah cukup untuk merespon kenaikan harga yang terjadi? Nanti kita akan evaluasi kembali. Ini akan menjadi ukuran kita untuk melakukan perpanjangan atau sudah cukup,” jelas Isa. (*)

 

Editor: Rezkiana Nisaputra

Evan Yulian

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

41 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago