Ilustrasi Teknologi Artificial Intelligence (AI). Foto: Istimewa
Jakarta– Dalam menghadapi persaingan digital, Bank Pembangunan Daerah (BPD) dituntut untuk dapat mengaplikasikan sistem digital dalam pelayanannya. Tak terkecuali dengan memanfaatkan sistem teknologi blockchain.
Oleh karena itu, Blockchain Zoo sebagai consulting company berniat untuk menggandeng BPD agar dapat menerapkan sistem blockchain, terlebih sistem tersebut dapat memberikan banyak manfaat positif.
“Kita terus aktif seperti mengadakan workshop kepada beberapa BPD. Dimana kita memberikan solusi kepada mereka dan ini kita adakan dibeberapa kota,” ungkap Chairwoman of the Board of Directors Blockchain Zoo, Pandu W Sastrowardoyo di Diskusi Kopi Jakarta, Kamis 1 Febuari 2018.
Ditemui ditempat yang sama, Co-founder Blockchain Zoo Jean Daniel Gauthier menjelaskan, dengan menerapkan blockchain, para pelaku sektor jasa keuangan akan lebih efektif dalam mengelola data server miliknya.
“Salah satu keunggulan lain blockchain ialah dari tingkat infrastuktur yang terjamin kualitas data dan identitas. Kita dapat mengelola data semudah email dan seaman dan lebih praktis dari kertas,” jelas Jean Daniel.
Tak hanya itu, pihak otoritas pun juga terus mendorong BPD agar dapat memanfaatkan sistem teknologi tersebut dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah setianya.
“Blockchain ini merupakan alat bantu yang mampu meningkatkan bisnis BPD demikian pula fintech yang tumbuh cepat. Saya mendorong BPD dengan asosiasi demikian blockchain,” ungkap Analis Eksekutif Senior Pengawasan Perbankan IV Roberto Akyuwen. (*)
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More