Ekonomi dan Bisnis

Blockchain Velas dan Solana, Dukung Ethereum Virtual Machine

Jakarta – Blockchain Velas bekerjasama dengan Solana guna mendukung Ethereum Virtual Machine (EVM) agar skalabilitas bisa tanpa batas. Blockchain saat ini berada di era kejayaannya dengan perkembangan yang riuh dan cepat.

World Economic Forum (WEF) bahkan menilai teknologi baru itu sebagai alat penting untuk mendorong Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Terkait itu perusahaan Velas, sebagai penyedia blockchain Velas yang berbasis di Swiss, kini membuat terobosan besar untuk meningkatkan pasar blockchain dengan memadukan mengembangkan Solana codebase.

Caranya adalah dengan mendukung EVM agar skalabilitas bisa tanpa batas.
Peningkatan kemampuan EVM berkat kerjasama antara Velas dan Solana guna mencapai teknologi blockchain yang cepat di industrinya.

Velas sekarang memasang EVM yang memungkinkan aplikasi desentralistik (dApp) Ethereum bisa berjalan di blockchain Velas.

“Peningkatan itu memungkinkan Velas memiliki skalabilitas yang sangat cepat dan tak terbatas dengan hingga lebih dari 50000 transaksi per detik dengan jaringan open source,” kata Alex Alexandrov, CEO Velas dalam keterangannya, Sabtu (30/1/2021).

Menurut Alexandrov, peningkatan ini diharapkan dapat memperkuat blockchain Velas untuk menjangkau lebih banyak pengguna dan merambah ke sektor bisnis yang lebih luas dan lebih beragam.

Kompatibilitas dengan bahasa pemograman Solidity pun kini akhirnya tercapai melalui kerja sama antara Velas dan Solana ini. Jumlah transaksi per detik juga telah melampaui rekor jaringan pembayaran sentralistik milik VisaNet.

Selain kecepatan, privasi juga menjadi prioritas utama yang dimiliki Velas dan terpadu dengan codebase Solana.

Blockchain yang tergolong handal, bukan sekadar blockchain untuk sistem pembayaran tetapi yang bisa menambah nilai produk Anda. Dengan blockchain yang dapat diskalakan tanpa batas, Anda dapat membuat produk yang dapat membuat hidup orang lebih mudah menggunakan teknologi tersebut.

Velas telah memulai langkahnya dalam berkontribusi kepada masyarakat melalui produk andalannya, yakni platform media sosial terdesentralisasi, bernama BitOrbit.
Platform ini berorientasi pada perpaduan yang terbaik dari fungsi sosial dalam platform terpusat saat ini namun tetap menghormati privasi pengguna.

Formula yang digunakan adalah mengambil basis pengguna solid Telegram, menambahkan fungsi sosial dan umpan video yang terinspirasi dari platform terpusat terkemuka seperti WeChat dan YouTube. Canggihnya, semua ini didukung oleh teknologi blockchain (Velas).

BitOrbit terdiri dari 3 modul pada intinya, yakni Modul Akun sebagai titik masuk yang mudah digunakan ke ekosistem Velas dan fungsi pembayaran seperti pembayaran sekali klik dengan dukungan multi-mata uang.

Modul Konten, di mana streaming konten dengan fitur penerapan sensor desentralisasi, mendukung berbagai lapisan monetisasi, konten pribadi dan publik, serta pembayaran instan.

Modul Obrolan, komunikasi pribadi dan aman dengan fungsi tambahan seperti dompet aset kripto, grup pribadi dan aplikasi mikro.

BitOrbit, Media Sosial Desentralistik
BitOrbit, media sosial desentralistik yang didukung oleh teknologi blockchain, juga diluncurkan untuk menyediakan jaringan media sosial dengan fitur kriptografi yang canggih.

“Menggunakan basis pengguna Telegram, BitOrbit diharapkan menjadi platform yang aman, sederhana, dan ramah, di mana privasi pengguna dijamin,” kata Alexandrov. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran

Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More

11 hours ago

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

19 hours ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

19 hours ago

Strategi Paramount Land Genjot Penjualan Properti di Momen Lebaran 2026

Jakarta - Momentum Lebaran 2026 dimanfaatkan Paramount Land untuk mengakselerasi penjualan properti melalui kombinasi strategi… Read More

19 hours ago

Sambut Idulfitri, Tugu Insurance Gelar Aksi Kebaikan

Poin Penting Tugu Insurance menyalurkan 1.000 paket sembako dan santunan kepada anak yatim serta keluarga… Read More

20 hours ago

OJK Cabut Izin Usaha Pengelola Aset Kripto Tennet Depository

Poin Penting OJK cabut izin PT Tennet Depository Indonesia sebagai pengelola penyimpanan aset keuangan digital… Read More

22 hours ago