Ekonomi dan Bisnis

BKPM Terus Permudahkan Izin Investasi

Jakarta – Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) terus menggenjot angka investasi. Salah satu strateginya, dengan melakukan reformasi pelayanan dan menjadikan iklim investasi kondusif bagi investor.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong Trikasih mengungkapkan, pihaknya terus berupaya untuk menyederhanakan perizinan 22 kementerian dan lembaga (K/L) melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat.

Dirinya juga menambahkan, saat ini sudah terdapat beberapa izin yang bisa dilakukan secara online. Izin tersebut ialah layanan izin investasi 3 jam melalui kemudahan investasi langsung kontruksi (KLIK) dan jalur hijau. Thomas mengaku cukup kagum dan mengapresiasi kinerja jajarannya untuk wujudkan kemudahan investor untuk menanamkan investasinya.

Tools layanan tiga jam ini, setiap pulang pemaparan, investor banyak yang kagum,” ungkap Thomas pada konferensi pers Capaian Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK dengan tema Pembangunan Ekonomi Baru dan Peningkatan Produktivitas untuk Menunjang Pemerataan di Kompleks Kepresidenan, Jakarta, Selasa 17 Oktober 2017.

Dirinya menyebut, sebanyak 416 perusahaan sudah menggunakan layanan ini dengan jumlah tenaga kerja terserap mencapai 284 ribu tenaga kerja. Thomas mengaku optimis dapat terus meningkatkan layanan investasi bagi para investor, hal tersebut tercermin dari terus meningkatnya angka investasi Nasional.

“Jadi layanan-layanan ini sebetulnya membuktikan kalau kita bisa. Bukan berarti semua akan lancar yah, tapi ini upaya kita,”ujarnya.

Sebagai informasi, akumulasi realisasi investasi pada semester I-2017 adalah Rp 336,7 triliun atau lebih tinggi 12,9% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp 298,1 triliun.(*)

Suheriadi

Recent Posts

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

44 mins ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

1 hour ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

2 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

3 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

4 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

5 hours ago