Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatatkan realisasi investasi sepanjang triwulan III 2020 sebesar Rp209 triliun. Angka tersebut sudah mencapai 74,8% dari target realisasi investasi yang dipatok sebesar Rp817,2 triliun.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan, pencapaiam tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PDMN) yang tercatat Rp102,9 triliun, naik 2,1% (year on year/yoy). Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) adalah Rp 106,1 trilium triliun naik 1,1% yoy
“Ini realisasi investasi kuartal ketiga sudah terlewati masa kritisnya,” kata Bahlil dalam video virtual, Jumat 23 Oktober 2020.
Menurutnya, realisasi ini bukan merupakan hasil yang buruk ditengah pandemi covid-19. Terlebih, realisasi ini masih meningkat dibandingkan dengan kuartal II/2020 yang sebesar Rp191,9 triliun dan naik jika dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp205,7 triliun.
Sebagai informasi saja, BKPM telah merevisi kebawah target investasi pada akhir 2020 akibat pandemi covid-19. Target awal sebesar Rp886 triliun, BKPM telah merevisi targetnya menjadi Rp817 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More