Lebih lanjut dirinya mengatakan, terkait dengan dana pihak ketiga (DPK), BJB Syariah berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp6 triliun, atau bertumbuh 15,5 persen dari posisi sebelumnya Rp5,21 triliun.
Baca juga: BJB Bukukan Laba Rp446 Miliar di Triwulan Satu 2017
Perseroan masih mengandalkan sumber dana dari simpanan berjangka atau mudharabah time deposit yang menyumbang sekitar Rp4,94 triliun atau sebesar 82,06 persen dari total DPK.
Terkait dengan pendapatan pembiayaan, hingga kuartal satu tahun ini BJB Syariah berhasil meningkatkan capainnya ke angka Rp192,8 miliar atau bertumbuh 0,6 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp191,74 miliar. Sedangkan untuk pendapatan operasi mengalami penurunan 65,8 persen menjadi Rp6,84 miliar dari posisi sebelumnya Rp14,41 miliar. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More