Jakarta – Inovasi layanan perbankan yang mengedepankan digitalisasi dan pengembangan bisnis yang berfokus pada kemudahan nasabah yang dilakukan bank bjb kembali berbuah manis. Berkat terobosan dan ide kreatif yang dilakukan manajemen, bank bjb meraih dua penghargaan yaitu Innovative Bank in Digital Acceleration dan penghargaan Kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) Wilayah Jawa-Bali dalam acara Bisnis Indonesia Award (BIA) 2022 di Jakarta.
Kedua penghargaan tersebut diterima oleh perwakilan bank bjb, yakni Pemimpin Divisi Digital Banking bank bjb Arfianto Ramadhian. Secara terpisah, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto menyampaikan, digitalisasi yang dilakukan bank bjb juga dimaksudkan untuk terus mendorong inklusi keuangan.
Bahkan, saat ini telah terbentuk ekosistem digital yang meliputi pengguna aplikasi mobile bjb DIGI sebanyak lebih dari 849 ribu pengguna, atau tumbuh hampir 5 kali lipat dari tahun 2020.
QRIS merchant bank bjb juga tumbuh hampir 90 kali lipat dari semula 7.458 merchant di tahun 2020 dan saat ini menjadi lebih dari 655 ribu merchant. Agen Laku Pandai melalui bjb BiSA yang saat ini lebih dari 7.500 agen dan kedepannya akan terus dikembangkan melalui skema kerjasama dengan berbagai pihak.
“Ekosistem digital bank bjb tersebut menyumbang hampir 40% fee based income bank bjb yang tumbuh 28,8% secara year on year,” ucap Widi, seperti dikutip pada keterangan resminya, Minggu, 21 Agustus 2022.
Saat ini, bank bjb sudah memperkuat berbagai infrastruktur di sektor digital. Misal, pengembangan digitalisasi bank bjb dilakukan dengan Amazon Web Service (AWS), PT DCI Indonesia, serta Alibaba Cloud. DCI Indonesia merupakan data center Tier IV pertama di Asia Tenggara yang mampu memberikan layanan infrastruktur data center yang handal, aman, terpercaya sesuai dengan standar operasional global. DCI menjamin SLA 99.999%.
Berkat terobosan dan akselerasi digital yang dilakukan, bank bjb berhasil mencatat laba Rp1,49 triliun pada kuartal II – 2022 atau tumbuh 28,5% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pencapaian ini tak lepas dari kinerja digitalisasi bank bjb.
Disampaikan Widi, di tengah kondisi industri perbankan yang tertekan akibat pandemi, bank bjb secara konsisten terus mencatatkan kinerja terbaik sampai dengan Triwulan II tahun 2022. Total aset bank bjb tumbuh 14,6% menjadi Rp172,4 triliun atau berada di atas pertumbuhan BPD yakni sebesar 11,7%. Dan bahkan lebih baik dari pertumbuhan perbankan nasional yang sebesar 9,2%. (*) Steven Widjaja
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More