Manajemen BJB; Bagi dividen. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BPD Jawa Barat dan Banten (BJB) menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2015 sebesar Rp84,8 per saham atau 60% dari perolehan laba bersih di 2015.
“RUPST sudah menyetujui pembagian dividen atau dividend pay out ratio sebesar 60%, dan 40% dari laba bersih untuk laba ditahan perseroan,” kata Direktur Utama BJBR, Ahmad Irfan dalam siaran persnya, Rabu, 23 Maret 2016.
Selain itu keputusan RUPST juga menyepakati penambahan Jajaran Komisaris perseroan dengan menunjuk sdr Suwarta. Dengan demikian susunan Dewan Komisaris perseroan menjadi sebagaimana berikut :
Komisaris Utama : Klemi Subiyantoro
Komisaris : Muhadi
Komisaris Independen : Yayat Sutaryat
Komisaris Independen : Rudhyanto Mooduto
Komisaris Independen : Suwarta
Adapun hasil RUPST bank BJB yang diselenggarakan pada tahun 2016 ini sebagai berikut :
1. Persetujuan Laporan Tahunan Direksi mengenai keadaan dan jalannya Perseroan termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2015 dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2015.
2. Penetapan penggunaan laba bersih termasuk pembagian dividen untuk Tahun Buku 2015.
3. Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2016.
4. Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham Perseroan pada tahun 2015.
5. Penambahan Komisaris. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Confluent meluncurkan program reseller “Sell with Confluent” untuk menangkap peluang pasar data streaming… Read More
Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Asuransi Jasindo mendukung agenda pembangunan sekaligus sejalan dengan visi Asta… Read More
Poin Penting Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek dermaga ekspor semen milik PT Semen Indonesia… Read More
Poin Penting CIMB Niaga Syariah meresmikan Syariah Digital Branch di Bogor untuk memperkuat strategi hybrid… Read More
Poin Penting Penyaluran KPP Rp55,16 miliar hingga awal Maret 2026 atau 23,57 persen dari target… Read More
Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More