Bitcoin Tembus USD68.030, Nyaris Dekati Harga Tertinggi Sepanjang Masa

Jakarta – Harga Bitcoin (BTC) kembali melesat pada perdagangan hari ini, 5 Maret 2024 pukul 08.00 WIB ke level USD68.030 atau meningkat sebesar 7,11 persen dalam 24 jam terakhir.

Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha, mengatakan harga Bitcoin yang naik 7,11 persen tersebut saat ini hanya berjarak 1,5 persen dari harga tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) di level USD69.044.

“Saat ini, dalam jangka pendek untuk mencetak harga tertinggi baru BTC perlu bertahan di atas USD65.700. Sementara, jika turun dari level tersebut maka potensi melemah ke support terdekat di USD64.000,” ucap Panji dalam keterangannya di Jakarta, 5 Maret 2024.

Baca juga: Harga Bitcoin Melambung, Banyak Trader Jadi OKB

Sehingga, kata Panji, market kripto saat ini dalam momentum yang bullish dan diperkirakan berpotensi akan mencetak harga tertingginya dalam waktu dekat.

“Namun, investor dan trader kripto harus waspada terhadap pembalikan tren dan memanfaatkan diversifikasi ke altcoin dengan narasi kuat dan prospek teknologi block chain menjanjikan,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau, saat ini para trader sangat dianjurkan untuk menggunakan stop-loss dan take
profit order untuk mengunci keuntungan dan membatasi kerugian jika terjadi pembalikan tren.

Selain Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mengalami kenaikan dalam periode yang sama sekitar 4,06 persen dan bertengger di USD3.619, di sisi lain penjualan Bitcoin non fungible token (NFT) baru saja melampaui Ethereum selama tujuh hari terakhir menyusul lonjakan tiba-tiba koleksi NFT berbasis Bitcoin Ordinals.

Baca juga: Ada ‘Bahaya’ Mengintai di Tengah Tren Harga Bitcoin yang Meroket

“Penjualan Bitcoin NFT meroket 80 persen dari minggu ke minggu menjadi USD168,5 juta. Sedangkan NFT berbasis Ethereum menghasilkan USD162 juta dalam penjualan, menurut data CryptoSlam,” ujar Panji.

Adapun, total kapitalisasi pasar Aset Kripto berada di level USD2,445 triliun yang terakhir kali dicapai pada Desember 2021, naik sebesar 6,75 persen dalam 24 jam terakhir. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Pegawai Pajak-Bea Cukai Kena OTT KPK, Begini Respons Purbaya

Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More

9 mins ago

KPK Gelar 2 OTT Sekaligus, Salah Satunya di Kantor Bea Cukai Jakarta

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More

4 hours ago

OJK Dorong KUB BPD Tingkatkan Kredit UMKM dan Ekonomi Daerah

Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More

4 hours ago

Psikologi Konsolidasi Bank

Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More

4 hours ago

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

5 hours ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

5 hours ago