Categories: KeuanganNews Update

Bisnis Ritel Tugu Insurance Mulai Menggeliat

Jakarta – Bisnis PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) memang tengah berkilau, hal tersebut bisa diliat dari pecapaian semester I 2019, yang secara konsolidasi berhasil raih laba tahun berjalan sebesar Rp238,15 miliar atau naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya rugi sebesar Rp7,8 miliar.

Namun yang menarik adalah bisnis ritel milik Tugu Insurance yang mulai menggeliat dan berjalan dengan sesuai harapan.

Seperti diketahui, Tugu Insurance mengakui, produk asuransi kendaraan bermotor t ride dan t drive menjadi proyek terdepan di segmen ritel.

Pasalnya selama ini, asuransi kendaraan, khususnya roda dua masih merajai pangsa pasar bisnis asuransi umum karena penjualan kendaraan bermotor setiap tahunnya lebih tinggi dibanding penjualan mobil.

Dengan harga premi terjangkau, produk asuransi t ride memberikan biaya penggantian atas kerusakan total sepeda motor tertanggung akibat kecelakaan atau kehilangan dengan maksimal.

Tugu Insurance sendiri mengedepankan inovasi digital dalam mengoptimalkan penetrasi asuransi ritel, mengingat pesatnya pertumbuhan e-commerce telah mendorong konsumen untuk beralih melakukan transaksi real time via online.

“Premi diterima untuk produk asuransi kendaraan bermotor dari segmentasi ritel pada semester ini meningkat hampir 3 kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sehingga total keseluruhan premi produk asuransi kendaraan bermotor telah mencapai Rp86 miliar,” ujar Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna belum lama ini.

Indra juga menambahkan, perseroan terus mengembangkan inovasi produk, beserta pelayanan prima untuk menangkap peluang di berbagai segmentasi pasar. Langkah yang dilakukan adalah mengeluarkan produk unggulan baru, inovasi pelayanan a.l. Tugu Real Experience (t rex) sebagai layanan bantuan darurat 24/7, Call TIA (Tugu Insurance Assistance) 1 500 458 dan t drive application.

“Secara bertahap kehadiran kami makin mudah dijangkau oleh masyarakat melalui berbagai distribution channel. Hingga kini kami telah memiliki 11 kantor cabang beserta beberapa point of sales & service (t shop) di wilayah strategis. Produk unggulan asuransi ritel Tugu Insurance juga telah tersedia di market place,” tambah Indra.

Produk asuransi milik Tugu Insurance sendiri juga bisa dibeli di Bright Store yang tersebar di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina.

Setelah pelanggan membayar, kasir Bright Store akan memberikan voucher t ride. Selanjutnya, petugas akan mengarahkan pelanggan untuk melakukan scan QR code yang tercantum dalam voucher dan mengikuti instruksinya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

4 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

8 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago