Jakarta – Perusahaan perbankan investasi, Goldman Sachs Group Inc (GS.N) berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 250 pekerja dalam beberapa pekan ke depan.
Opsi tersebut dilakukan di tengah kelesuan bisnis dalam pembuatan kesepakatan yang telah merusak pendapatan di Wall Street.
Dinukil Reuters, Kamis (1/6/2023), manajemen sudah melayangkan surat PHK kepada sejumlah petinggi direktur, termasuk mitra perusahaan.
Goldman sendiri sebelumnya, telah memangkas sebanyak 3.200 karyawan di tiga bulan pertama tahun 2023. Kondisi ini menjadikan PHK terbesar perusahaan sejak krisis keuangan 2008 silam.
Sebuah sumber mengatakan, saat ini Goldman Sachs telah menjaga ketat anggaran perusahaan tahun 2023. Bank ini juga turut merasakan dampak dari kesepakatan karena Federal Reserve (The Fed) menaikan suku bunga tinggi untuk melawan inflasi dan invasi Rusia di Ukraina.
Sebelumnya, pada akhir Februari lalu, Chief Financial Officer Goldman Sachs Denis Coleman mengatakan kepada investor bahwa bank berencana untuk meningkatkan rasio efisiensinya dengan mengurangi jumlah karyawan, bukan mengganti staf yang pergi dan memangkas biaya lainnya.
Sementara itu, saingannya Morgan Stanley melakukan pengurangan yang signifikan, memangkas sekitar 3.000 pekerjaan pada kuartal kedua 2023. Termasuk juga, Lazard Ltd (LAZ.N) yang akan mengurangi tenaga kerjanya sebesar 10%. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More