News Update

Bisi International Bagi Dividen Rp300 Miliar

Jakarta – PT Bisi International Tbk (BISI) akan membagikan dividen sebesar Rp300 miliar atau 74,41% dari perolehan laba bersih tahun lalu sebesar Rp403,3 miliar.

Direktur Utama PT Bisi International Tbk, Jemmy Eka Putra mengatakan, tahun lalu pihaknya berhasil membukukan pertumbuhan laba hingga 20% dari pecapaian tahun sebelumnya Rp336,2 miliar.

“Dalam Rapat Umum Pemegang Saham, kami sepakat untuk mengalokasikan dividen tunai dengan total Rp300 miliar atau Rp 100 per saham,” ujar Jemmy di Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

Menurut Jemmy, pada tahun lalu selain mencatat kenaikan laba bersih perseroan juga mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 24,47% menjadi senilai Rp2,31 triliun dari Rp1,85 triliun di tahun 2016.

“Tahun ini pun kami targetkan baik penjualan maupun net profit bakal tumbuh 20%,” pungkasnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

4 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

5 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago