Jakarta – Bio Farma, sebagai mitra Sinovac dalam pengadaan vaksin COVID-19, telah mendapatkan bahan baku vaksin (bulk vaccine) sejumlah 25 juta dosis dari target 140 juta dosis, dengan tambahan overfill sebesar 10 persen.
Mengutip situs satgas penanganan covid-19, Bio Farma akan melakukan proses produksi lebih lanjut dari bahan baku tersebut dan mengemasnya dengan nama “Vaksin COVID-19”.
Ditargetkan pada Februari 2021, sebesar 7,5 juta dosis Vaksin COVID-19 didistribusikan untuk mendukung program nasional vaksinasi COVID-19 gratis tahap kedua.
Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/. (*)
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More