Jakarta – Bio Farma, sebagai mitra Sinovac dalam pengadaan vaksin COVID-19, telah mendapatkan bahan baku vaksin (bulk vaccine) sejumlah 25 juta dosis dari target 140 juta dosis, dengan tambahan overfill sebesar 10 persen.
Mengutip situs satgas penanganan covid-19, Bio Farma akan melakukan proses produksi lebih lanjut dari bahan baku tersebut dan mengemasnya dengan nama “Vaksin COVID-19”.
Ditargetkan pada Februari 2021, sebesar 7,5 juta dosis Vaksin COVID-19 didistribusikan untuk mendukung program nasional vaksinasi COVID-19 gratis tahap kedua.
Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id/. (*)
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More