News Update

Bina Bangun Mandiri Masuk PKPU

Jakarta – Anak perusahaan PT Metropolis Propertindo Utama yaitu PT Bina Bangun Mandiri telah diputus masuk dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, pada tanggal 12 Agustus 2020 dengan Nomor Putusan 203/PDT.SUS-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Menurut Kuasa Hukum Pemohon PKPU, Benny Wullur, manajemen dari PT Bina Bangun Mandiri dalam hal ini Direksi maupun Komisaris sangat tidak kooperatif dalam menanggapi proses PKPU.

“Bahkan beberapa kali Hakim Pengawas meminta kepada Kuasa Termohon untuk bisa menghadirkan Direksi Perseroan, namun Kuasa Termohon justru terkesan kebingungan dengan sikap yang diambil oleh Direksi,” jelas Benny, dalam siaran persnya, Selasa, 17 November 2020.

Keanehan selanjutnya, menurut Benny Wullur, adalah adanya penarikan tagihan dari kurang lebih 15 Kreditur yang pada awalnya telah mendaftarkan tagihan, dimana sebagian besar nasabah yang berinvestasi di PT Bina Bangun Mandiri dalam PKPU adalah Nasabah perorangan dengan kurang lebih jumlah Tagihan Kreditur Konkuren sebesar Rp280 miliar.

Hal ini jelas patut dipertanyakan, kenapa Direksi tidak pernah mau hadir dalam proses PKPU dan tiba-tiba sebagian besar Kreditur Konkuren menarik diri dari Proses PKPU padahal sudah jelas belum adanya jaminan pembayaran dari Debitor kepada para Kreditornya.

Selain mengalami Gagal Bayar pada anak perusahaannya di PT Bina Bangun Mandiri, ternyata anak usaha lainnya dari PT Metropolis Propertindo Utama, yaitu PT Wadhe Putra Nusantara juga mengalami gagal bayar Medium Term Notes (MTN) senilai Rp280 miliar. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

36 mins ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

10 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

11 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

11 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

12 hours ago