News Update

Bikin Melongo! Ternyata Segini Kekayaan Stafsus Menhan Deddy Corbuzier dalam LHKPN

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pertahanan (Menhan) Bidang Komunikasi Sosial dan Publik Deddy Cahyadi atau dikenal publik dengan nama Deddy Corbuzier sudah melaporkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Lalu, berapa kekayaan Deddy Corbuzier?

Berdasarkan data yang diperoleh Infobanknews dari laman LHKPN, Kamis, 5 Juni 2025, Deddy Corbuzier memiliki harta kekayaan hampir Rp1 triliun, atau tepatnya Rp953.021.579.571. Harta tersebut dilaporkannya pada 8 Mei 2025.

Jika dirinci, sumber kekayaan terbesar Deddy Corbuzier berasal dari harta bergerak lainnya dan surat berharga yang masing-masing nilainya mencapai Rp496,15 miliar dan Rp386,13 miliar.

Baca juga: Intip Kekayaan Bimo Wijayanto yang Ditunjuk Jadi Dirjen Pajak

Kemudian, Deddy juga tercatat memiliki kekayaan aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp66,59 miliar. Tercatat ada 19 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Kota Tangerang dan Medan, semuanya berstatus hasil sendiri.

Koleksi Mobil Mewah Deddy Corbuzier

Sumber kekayaan Deddy lainnya berasal dari aset alat dan transportasi yang nilainya Rp2,19 miliar. Rinciannya, Deddy tercatat memiliki dua koleksi mobil mewah, yakni Ford Ranger Wild AT tahun 2016, hasil sendiri Rp595 juta dan Jeep Rubicon 2 Door A/T tahun 2020, hasil sendiri Rp1,6 miliar.

Baca juga: Segini Kekayaan Anggoro Eko Cahyo yang Diangkat Jadi Dirut BSI

Masih dalam laporan LHKPN, Deddy juga memiliki harta yang berasal dari kas dan setara kas senilai Rp21,67 miliar dan memiliki utang Rp19,73 miliar.

Alhasil, total kekayaan Deddy Corbuzier yang menjabat sebagai Stafsus Menhan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik senilai Rp953,02 miliar. Jumlah yang sangat fantastis untuk sekelas stafsus kementerian. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

6 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

6 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

6 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

6 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

6 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

7 hours ago