Jakarta–PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun, meningkat 184,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Demikian ungkap Alexander Rusli, Direktur Utama Indosat Ooeedoo di Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017.
Indosat Ooredoo juga terus mengembangkan jaringan telekomunikasinya secara nasional dengan menambah 5.796 base transchiver station (BTS) dimana 57 persennya merupakan BTS 3G dan 4G untuk menggenjot pertumbuhan pelanggan data. Sedangkan jumlah pelanggan selular di tahun 2016 melonjak 16 juta pelanggan dibandingkan tahun 2015 merupakan hasil penawaran paket-paket menarik.
Alexander mengungkapkan pencapaian yang diraih pada tahun kemarin sebagai akibat dari peningkatan operasional dan pergerakan mata uang yang stabil. Rusli juga berpendapat bahwa Indosat perlu bersinergi dengan perbankan untuk memperluas jaringan bisnis serta melayani kebutuhan masyarakat.
“Tantangan bisnis dalam era digital saat ini adalah bagaimana membawa semua manfaat digital bagi pelanggan dan masyarakat semaksimal mungkin. Sesuai dengan semangat menjadikan layanan kami sebagai preferred digital partner connecting business across Indonesia,” ujar Alexander. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More