Categories: Keuangan

BII Finance Bidik Pembiayaan Baru Rp9,8 Triliun pada 2016

Prospek pembiayaan mobil baru dinilai BII Finance masih sangat potensial, di mana perseroan menargetkan Rp9,8 triliun untuk 60 ribu unit. Paulus Yoga

Jakarta–PT BII Finance Center (BII Finance) optimis prospek pembiayaan mobil baru pada tahun depan kendati perekonomian nasional tengah melambat.

“Ekonomi memang ada lesu. Tapi selesunya perekonomian di otomotif mobil baru (potensi) masih besar di Indonesia. Peluang masih sangat besar bagi kami yang sudah 10 tahun berkecimpung di pembiayaan mobil baru,” tutur Presiden Direktur BII Finance, Alexander di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2015.

Ia mengungkapkan, bahwa perseroan menargetkan pembiayaan Rp9,8 triliun untuk 60 ribu unit mobil baru pada tahun depan. Sementara pada tahun ini, lanjut Alexander, BII Finance mampu membiayai sekitar 4 ribu unit mobil setiap bulannya.

“Penjualan mobil di kisaran tidak jauh dari angka 1 juta unit (per tahun). Tahun lalu pangsa pasar kami 7% lebih, tahun ini  8%. Ini tandanya masih bisa tumbuh pada tahun ini,” ucapnya.

Per Juni 2015, pembiayaan baru yang disalurkan BII Finance mencapai Rp4,055 triliun untuk 25.841 unit mobil baru. Sementara outstanding pembiayaan perseroan sebesar Rp11,79 triliun untuk 122.903 unit mobil.

“NPL akhir Juni 0,34%. Kemarin sore, sudah turun ke 0,27%,” tandas Alexander. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

2 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

2 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

3 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

4 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

4 hours ago