BRI Digital diklaim perseroan sebagai layanan digital terlengkap di Indonesia, yang mengintegrasikan beberapa layanan perbankan yang memanfaatkan teknologi terkini seperti Hybrid Machine, Cash Recycle Machine, Video Banking, E-UMKM Interactive, E-Board, Media Wall Interactive, Smart Table hingga fitur terbaru, yaitu, Transparent Glass Interactive (Oled).
Dalam pelayanan di BRI Digital, nasabah dapat memenuhi semua kebutuhan transaksinya secara swadaya atau self-service tanpa harus bertemu langsung dengan customer service (cs) ataupun teller. Tidak hanya itu, BRI digital yang yang didukung sepenuhnya oleh jaringan komunikasi satelit finansial milik bank BRI, BRIsat, juga menyediakan jasa konsultasi layanan keuangan oleh banking assistant.
(Baca juga : BI: Ekonomi Digital Kunci Pendorong Pertumbuhan)
Direktur Konsumer BRI, Sis Apik Wijayanto menambahkan, bahwa perseroan menyiapkan investasi sekitar Rp14 miliar hingga Rp15 miliar untuk penambahan outlet BRI Digital tahun ini. “Menuju cashless. Semua digital payment. Kan di beberapa mall sudah ada tinggal dilengkapi fiturnya. Ini model BRI sekarang sudah mengimplementasikan digital banking,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More