Dalam mendukung target tersebut, perseroan berencana mencari pendanaan sekitar Rp2 triliun hingga Rp3,5 triliun baik dari pinjaman perbankan maupun penerbitan surat utang atau obligasi. “Porsinya belum, tapi lebih banyak pinjaman bank,” tutur Yanuar.
Baca juga: Buana Finance Bagi Dividen Rp16 per Saham
Sepanjang kuartal satu tahun ini, perseroan telah menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp946,8 miliar. Nilai tersebut tumbuh 179,2 persen dibandingkan dengan pencapaian Rp339,1 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.
Sementara untuk piutang yang dikelola mencapai Rp3,9 triliun, naik 11,9 persen dari posisi alhir tahun 2016. Adapun komposisi portofolio pembiayaan konsumen telah mencapai 44,8 persen pada kuartal satu 2017. (*)
Page: 1 2
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More
Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More
Poin Penting Evaluasi Coretax & CRM krusial untuk memastikan efektivitas digitalisasi pajak, terutama dalam menjangkau… Read More
Poin Penting Akses pembiayaan UMKM masih terbatas; banyak pelaku usaha bergantung pada modal pribadi/keluarga akibat… Read More
Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More