Properti

Bidik Pebisnis dan Investor, Paramount Land Hadirkan Maggiore Signature West

Poin Penting

  • Paramount Land meluncurkan Maggiore Signature West, terbatas 81 unit dengan harga mulai Rp3,4 miliar, menyasar pelaku usaha dan investor bernilai tambah
  • Kawasan Maggiore terbukti sukses sebagai destinasi bisnis dan kuliner, tumbuh hingga 711 persen sepanjang 2023–2025 dengan lebih dari 400 bisnis aktif
  • Maggiore Signature West mengusung konsep modern dan fleksibel, desain Modern Italianate, dua tipe bangunan (studio loft dan shophouse YOSECA).

Jakarta – Mengawali 2026, Paramount Land kembali menggeber portofolio properti komersialnya dengan meluncurkan Maggiore Signature West, area komersial terbaru di kawasan Maggiore @Paramount Gading Serpong. Produk tersebut ditawarkan secara eksklusif hanya 81 unit, dengan harga mulai Rp3,4 miliar, menyasar pelaku usaha dan investor yang membidik peluang bisnis bernilai tambah.

Maggiore Signature West menjadi kawasan komersial terakhir yang melengkapi deretan portofolio Maggiore. Sebelumnya, seluruh area komersial di kawasan ini—mulai dari Maggiore Junction, Maggiore Square (tahap I & II), Maggiore Grande (tahap I & II), Maggiore Business Loft, hingga Maggiore Signature East—telah terjual habis dan kini tumbuh sebagai pusat bisnis, kuliner, dan gaya hidup berskala regional.

Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, mengungkapkan bahwa kawasan Maggiore merupakan pionir destinasi kuliner di sisi selatan Gading Serpong yang pertumbuhannya pesat. Berdasarkan data Paramount Estate Management, sepanjang 2023–2025 kawasan Maggiore tumbuh hingga 711 persen, dengan lebih dari 400 bisnis kuliner dan gaya hidup yang saat ini aktif beroperasi.

Baca juga: Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

“Kehadiran Maggiore Signature West melengkapi portofolio kawasan komersial Maggiore sekaligus menjadi kesempatan terakhir bagi pelaku usaha dan investor untuk join the crowd dalam ekosistem bisnis Maggiore yang telah terbukti sukses dan vibrant,” tegas Chrissandy dikutip 28 Januari 2026.

Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan kawasan Maggiore ditopang oleh riset komprehensif dalam menghadirkan produk komersial yang adaptif, memiliki unique selling point kuat, serta didukung lokasi dan konsep yang matang.

Paramount Land juga aktif menghidupkan kawasan melalui kurasi anchor tenant terbaik. Dua mega anchor tenant yang telah siap bergabung di Maggiore Signature West adalah Angke Restaurant dan Aroma Tungku dari Kampung Kecil Group.

Dari sisi perencanaan, Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu, menjelaskan bahwa Maggiore Signature West mengusung konsep arsitektur Modern Italianate yang selaras dengan Maggiore Signature East dan Matera untuk menjaga keharmonisan visual kawasan.

“Sekitar 45 persen area dialokasikan khusus untuk anchor tenant, dilengkapi fasilitas Plaza Signature, direct parking, serta jalur pedestrian yang nyaman,” jelasnya.

Baca juga: Pasar Properti RI Diproyeksi Tumbuh Stabil, Berikut Pendorongnya

Maggiore Signature West hadir dalam dua tipe bangunan, yakni Studio Loft empat lantai dengan ukuran L5x16, L5x17, dan L6x17, serta Shophouses dengan Alfresco tiga lantai berukuran L4,5×16. Tipe shophouse ini mengusung konsep YOSECA (Your Own Style Expendable Commercial Area) yang memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan tampilan fasad sesuai karakter bisnis.

Selama periode launching 26 Januari–13 Februari 2026, konsumen juga dapat memilih opsi fasilitas lift berkapasitas enam orang secara eksklusif.

Setiap unit telah dilengkapi AC dan IP CCTV di setiap lantai, serta bonus free IPKL selama 12 bulan. Dari sisi pembayaran, Paramount Land menyediakan berbagai skema menarik, mulai dari Supercash, Tunai Keras/KPR dengan DP 5 persen, hingga Tunai Bertahap DP 10 persen dengan tenor hingga 18 kali. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Marak Joki Coretax di Medsos, Begini Tanggapan Menkeu Purbaya

Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More

30 mins ago

Universal Banking di Depan Mata, OJK Soroti Tantangan Kesiapan IT Industri Perbankan

Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Rebound, Balik Lagi ke Level 7.000

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (7/4): Antam, Galeri24, dan UBS Turun Berjamaah

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Level Rp17.076

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More

2 hours ago

IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More

3 hours ago