“Kami membidik pertumbuhan 13 persen karena potensi pembiayaan rumah cukup besar mengingat masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah. Salah satu strategi untuk meningkatkan portofolionya adalah bekerja sama dengan developer atau pengembang perumahan Tier-1 termasuk Ciputra Group,” ujar Niken dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis, 13 April 2017.
Niken mengungkapkan, kelebihan bank syariah adalah besaran angsuran yang tidak berubah. “Tidak akan ada gejolak angsuran. Sesuai ketentuan syariah, bank tidak boleh mengubah yang sudah diperjanjikan di awal. Tentu saja ini lebih aman dan nyaman untuk nasabah,” ujarnya.
Sementara itu Direktur Utama PT Mitrakusuma Erasemesta, Harun Hajadi menambahkan, bahwa ini pertama kali kerjasama dengan bank syariah. “Mudah-mudahan bisa mendorong penjualan dan semakin memudahkan masyarakat dalam proses kepemilikan rumah,” ucapnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More
Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More
Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More
Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More
Poin Penting Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, likuiditas dan modal kuat perbankan kuat, dengan… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More