Perbankan

Bidik Jemaah Haji, BSI Mau Buka Cabang di Arab Saudi, Ini Persiapannya

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) merencanakan akan membuka cabang di Arab Saudi pada 2024, pasca dibukanya cabang internasional di Dubai. Hal ini dilakukan untuk membidik pasar di negara Timur Tengah, khususnya bagi Jemaah Haji dan Umroh dari Indonesia.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan pihaknya akan membidik pasar di Arab Saudi, lantaran ekosistem Haji dan Umrah di Indonesia sangat besar.

“Kita ingin mungkin next step itu akan ke arab Saudi, pengen banget, karena ekosistem Haji dan Umrah di Indonesia besar banget,” kata Heri saat ditemui awak media, di JCC Jakarta, Selasa 22 Agustus 2023.

Dia pun menjelaskan, setiap tahunnya ada 220 ribu Jemaah Haji dan lebih dari 1 juta Jemaah Umrah. Dimana, sebesar 85 persen ekosistemnya berada di BSI.

Baca juga: Go Global, BSI Berkolaborasi dengan Bank-bank di Uni Emirat Arab

“BSI memang melaksanakan pembayaran terkait dengan LNA dan juga transaksi Haji-Umroh 80 dampai 85 persen itu memang kita, makanya kita ingin buka cabang disana,” ungkapnya.

Hery pun mengatakan bahwa pihaknya pun sedang mempersiapkan rencana ini dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh negara tersebut.

“Kemudian, secepatnya kita apply perusahaan itu gimana untuk memenuhi requirement yang ditetapkan, karena masing-masing negara itu requirements beda-beda,” jelasnya.

Seperti diketahui, bertepatan dengan hari kemerdekaan RI yaitu 17 Agustus 2023, BSI telah mendapatkan izin cabang penuh di Dubai yang beroperasi dengan kategori II. 

“Artinya, BSI bisa melakukan trade finance L/C (letter of credit), transaksi Efek, terus lending bisa sindication bisa bilateral, dan juga dari sisi capital market arranging sukuk global itu bisa kita lakukan,” pungkasnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

5 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

6 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

9 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

12 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

17 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

17 hours ago