Keuangan

Bidik Generasi Produktif, MSIG Life Gandeng Bank Sinarmas Rilis Produk Bancassurance Serba Fleksibel

Jakarta – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) terus berupaya memperkuat positioning-nya di market. Terbaru, perusahaan yang dulu dikenal sebagai Sinarmas MSIG Life itu menggandeng PT Bank Sinarmas Tbk, memperkenalkan Smile Flexilink.

Produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) premi reguler ini didistribusikan melalui Bank Sinarmas, dan membidik segmen usia produktif. Smile Flexilink memberikan fleksibilitas pilihan masa asuransi, ragam asuransi tambahan, hingga pilihan mata uang investasi.

Produk ini menawarkan manfaat optimal berupa uang pertanggungan hingga 300 persen, bonus loyalitas hingga 30 persen per tahun dari premi pokok tahun pertama, serta jaminan polis tetap berlaku atau No Lapse Guarantee selama 15 tahun pertama, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: MSIG Life Bidik Kontribusi Premi Produk PAYDI Capai 35 Persen

Wianto Chen, CEO & Presiden Direktur MSIG Life, mengungkapkan, pihaknya memahami setiap nasabah mempunyai kebutuhan unik dan personal. Maka itu, MSIG Life menyediakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan individu nasabah dengan pendekatan yang personal dan fleksibel. Perseroan berkomitmen menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam membantu nasabah mencapai tujuan finansial dengan lebih mudah dan efektif.

“Smile Optima Flexilink hadir sebagai wujud dari strategi ini, membantu nasabah dalam menjaga ketahanan aset mereka terhadap risiko hidup dan inflasi, sehingga mereka dapat lebih fokus mencapai impian mereka dan melindungi langkah menuju kebebasan finansial,” ungkap Wianto dalam keterangan resmi, Rabu, 3 April 2024.

Wianto menambahkan, kolaborasi MSIG Life dan Bank Sinarmas sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. Sinergi keduanya menghasilkan inovasi produk dan layanan finansial sesuai dengan profil nasabah.

Smile Flexilink diklaim memiliki 6 keunggulan yang fleksibel dan memberikan manfaat optimal. Produk ini menawarkan pilihan masa asuransi antara 65, 80, dan 99 tahun, serta berbagai pilihan asuransi tambahan mulai dari perlindungan biaya perawatan kesehatan hingga pembebasan premi ketika terjadi risiko kesehatan, dan juga pilihan investasi dalam mata uang rupiah dan dolar AS.

Baca juga: Sinarmas MSIG Life Beberkan Strategi Bisnis Hadapi Tahun Politik

Sementara, Frenky Tirtowijoyo, Presiden Direktur PT Bank Sinarmas Tbk, mengatakan, pihaknya terus berkolaborasi dengan MSIG Life untuk menghadirkan solusi finansial yang tidak hanya memenuhi kebutuhan nasabah tetapi juga sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Dengan produk ini, kami menyediakan solusi perlindungan finansial yang menawarkan fleksibilitas dalam masa asuransi, pilihan perlindungan tambahan, dan pilihan mata uang, sehingga nasabah dapat memilih sesuai dengan kebutuhan pribadi mereka,” ujarnya. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

14 mins ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

6 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

6 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

6 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

6 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

6 hours ago