Keuangan

Bidik Gen Z, Hanwha Life Kenalkan Produk Secure Guard yang Anti Ribet

Jakarta – Hanwha Life meluncurkan produk asuransi jiwa baru bernama Hanwha Secure Guard di kuartal III 2025. Membidik Gen Z, Hanwha Secure Guard merupakan produk asuransi jiwa jangka pendek yang menyediakan perlindungan signifikan hingga Rp1 miliar.

Head of Commercial Division Hanwha Life Indonesia, Daniel Setiawan mengungkapkan kali ini Hanwha Life mendukung Gen Z hidup lebih terlindungi dengan menghadirkan Hanwha Secure Guard di MyVitamine.co.id yang merupakan kanal penjualan digital resmi Hanwha Life.

“Gen Z bisa hidup bebas tapi tetap bertanggung jawab bersama Hanwha Secure Guard, yang dilengkapi dengan fleksibilitas menentukan Uang Pertanggungan (UP) perlindungan jiwa sesuai kebutuhan, mulai dari Rp25 juta hingga Rp1 miliar,” jelas Daniel dalam keterangan resminya dikutip 13 Agustus 2025.

Baca juga: Ada 6 Asuransi dan Reasuransi Masuk Pengawasan Khusus OJK

Selain manfaat santunan jiwa, kata Daniel, ada juga manfaat tambahan jika risiko terjadi karena kecelakaan. Adapun preminya bisa dipilih sesuai kemampuan, mulai dari Rp80 ribu per tahun.

Hanwha Secure Guard bisa dibeli di MyVitamine.co.id bagi Tertanggung dengan usia masuk mulai dari 18 tahun sampai 55 tahun.

“Hanwha Secure Guard memiliki proses seleksi risiko yang sederhana. Polis asuransi ini dapat aktif secara instan kapanpun dan dimanapun,” jelas Daniel.

Baca juga: 362 Ribu Agen Asuransi Terdaftar di SPRINT OJK per 2025

“Harapannya, berbagai produk asuransi digital Hanwha Life yang tersedia di MyVitamine.co.id dapat menjadi perlindungan pertama untuk gen Z dan milenial,” tambah Daniel.

Kinerja Kuartal II 2025

Pada kuartal II 2025, Hanwha Life memiliki total aset Rp2,16 triliun dan tingkat solvabilitas (RBC) 894,84 persen. Hanwha Life juga tercatat telah membayarkan klaim dan manfaat kepada nasabah sebesar Rp71,04 miliar. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dalam Kasus Kuota Haji yang Menjerat Gus Yaqut

Poin Penting KPK menyita aset lebih dari Rp100 miliar terkait penyidikan kasus dugaan korupsi kuota… Read More

8 mins ago

Investor Asing Inflow Rp905,27 Miliar, 5 Saham Ini Terbanyak Diborong

Poin Penting Investor asing mencatat net buy Rp905,27 miliar pada perdagangan 12 Maret 2026. Saham… Read More

39 mins ago

LPS Siapkan Program Penjaminan Polis Asuransi, Target Berlaku 2027

Poin Penting LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis (PPP) pada 2027, dengan implementasi penuh direncanakan… Read More

1 hour ago

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Dibuka di Level Rp16.923 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah dibuka turun 0,18 persen ke Rp16.923 per dolar AS. Lonjakan harga minyak… Read More

2 hours ago

Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini (13/3) Anjlok, per Gram jadi Segini

Poin Penting Emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak mengalami penurunan pada 13 Maret 2026. Harga… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Turun 0,26 Persen ke Posisi 7.343, Pasar Dibayangi Konflik AS-Iran

Poin Penting IHSG turun 0,26 persen ke level 7.343 pada awal perdagangan Jumat. Sebanyak 262… Read More

3 hours ago