Ekonomi dan Bisnis

Biaya Haji Makin Tinggi, Pemerintah dan BPKH Punya 2 PR Besar

Jakarta – Pengamat Ekonomi Syariah, Yusuf Wibisono menyebutkan bahwa, meningkatnya usulan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2024 menjadi sebesar Rp105 juta disebabkan oleh terpangkasnya nilai manfaat untuk jemaah dari biaya haji yang semula 60 persen menjadi 30 persen.

“Tahun 2022 lalu dan tahun 2023 biaya haji relatif sama, yaitu di kisaran 95 juta. Tahun lalu nilai manfaat untuk jemaah sekitar 60 persen dari biaya haji, tapi tahun ini hanya sekitar 30 persen, akibatnya BPIH naik signifikan,” ucap Yusuf kepada Infobanknews di Jakarta, 15 November 2023.

Berdasarkan hal itu, Yusuf menilai Pemerintah dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memiliki dua pekerjaan rumah (PR) besar untuk mencegah kenaikan BPIH secara signifikan, yaitu melalui strategi jangka pendek, menengah, dan panjang.

Baca juga: Kemenag Usul Biaya Haji 2024 Rp105 juta, Pengamat: Makin Beratkan Calon Jemaah

“Menurut saya ada dua agenda besar pemerintah dan BPKH untuk memperbaiki hal ini. Pertama, bagaimana menekan kenaikan biaya haji yang signifikan, mulai dari penerbangan, akomodasi hingga layanan masyair. Kedua, bagaimana return investasi dana haji yg dikelola oleh BPKH dapat ditingkatkan, sehingga memberi nilai manfaat atau subsidi,” imbuhnya.

Menurut Direktur Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) itu, dalam jangka pendek, pemerintah harus meningkatkan diplomasi dan negosiasinya ke pemerintah Arab Saudi agar membantu jemaah dari biaya yang terlalu mahal, agar pemerintah Arab turut membantu akomodasi, biaya masyait, visa, hingga penerbangan jemaah Indonesia.

“Contoh sederhana adalah bagaimana kontrak akomodasi dibuat jangka panjang, sehingga ada kepastian harga sejak awal dan harga bisa lebih murah. Terlebih dengan jemaah yg sangat besar, 220 ribu jemaah, daya tawar kita sangat tinggi kepada Arab Saudi. Keputusan jemaah Indonesia akan menentukan harga pasar disana,” ujar Yusuf.

Sementara itu, dalam jangka menengah, BPKH perlu memperbaiki strategi investasi dan mulai melakukan investasi strategis di area yang memiliki biaya tinggi, terutama investasi di maskapai penerbangan dan juga investasi di hotel ataupun akomodasi, baik di Mekkah maupun di Madinah.

Baca juga: Tembus 3 Digit, Segini Biaya Haji 2024 yang Diusulkan Kemenag

Sedangkan, dalam jangka panjang, BPKH pun harus turut memperbaiki manajemen aset beserta liabilitasnya agar tidak hanya berfokus untuk mengejar imbal hasil saja, di mana hal itu bisa dilakukan melalui efisiensi operasional BPKH.

“Kenaikan BPIH yang sangat drastis mengindikasikan bahwa pengelolaan aset dan liabilitas BPKH belum matching. Efisiensi operasional BPKH menurut saya juga masih sangat bisa diperbaiki, karena BPKH bukan penyelenggara haji yang hanya mengelola dana haji saja,” tambahnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

2 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

7 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

7 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

9 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

19 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

20 hours ago