Tips & Trick

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting

  • THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.
  • Pola hidup sehat perlu dipulihkan pascalebaran, seperti mengatur makan, istirahat cukup, dan kembali beraktivitas ringan.
  • Perlindungan kesehatan dan finansial penting disiapkan, termasuk antisipasi risiko melalui perencanaan yang matang.

Jakarta – Tunjangan Hari Raya (THR) tidak hanya menjadi pelengkap perayaan, tetapi juga momentum penting untuk menata kembali kondisi keuangan keluarga setelah Ramadan dan Lebaran.

Chief Client and Marketing Officer Sun Life Indonesia, Maika Randini mengingatkan pentingnya pengelolaan THR secara bijak agar manfaatnya terasa lebih panjang, tidak hanya untuk kebutuhan sesaat.

“Dengan membaginya secara cerdas untuk kewajiban agama, melunasi utang, merayakan Lebaran, membangun tabungan, dan melengkapi perlindungan, Anda memastikan bukan hanya Lebaran yang meriah tetapi juga masa depan yang lebih tenang,” kata Maika, Selasa, 17 Maret 2026.

Baca juga: Strategi Sun Life Gaet Generasi Muda

Setelah periode Lebaran yang identik dengan konsumsi berlebih dan aktivitas padat, penting pula bagi keluarga untuk kembali ke pola hidup sehat secara bertahap.

Maika pun memamaparkan beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan, seperti mengatur pola makan seimbang, memperbanyak konsumsi sayur dan air, serta memastikan waktu istirahat yang cukup setelah perjalanan mudik.

Berikut beberapa lima cara sederhana menjaga kesehatan dan keuangan keluarga tetap stabil setelah Lebaran:

1. Kembalikan pola makan secara bertahap

Setelah Lebaran, tubuh butuh waktu menyesuaikan dari pola makan yang berlebih. Mulailah dengan makanan seimbang, perbanyak sayur dan air, supaya energi pulih tanpa beban.

2. Istirahat yang cukup setelah perjalanan

Perjalanan mudik sering melelahkan. Pastikan keluarga mendapat istirahat yang cukup agar stamina pulih.

3. Mulai kembali aktivitas ringan

Setelah libur panjang kembalikan aktivitas fisik ringan, seperti jalan kaki atau peregangan, untuk menjaga daya tahan tubuh.

4. Lakukan pemeriksaan kesehatan bila perlu

Jika tubuh masih lelah atau ada gejala, segera periksa ke dokter. Deteksi dini mencegah risiko yang lebih besar.

5. Siapkan perlindungan finansial untuk masa depan

Selain menjaga kesehatan, penting bagi keluarga mempersiapkan perlindungan finansial. Salah satu langkah bijak adalah dengan memiliki perlindungan penyakit kritis yang dikelola sesuai prinsip syariah.

Baca juga: Lesunya Dahaga Kredit: Antara “Batu Ginjal” Sakit dan “Biri-Biri” Basah

Dengan pengelolaan yang tepat, momen Lebaran tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga titik awal untuk memperkuat kesehatan dan keuangan keluarga ke depan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

4 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

4 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

4 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

6 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

6 hours ago

Wacana Pemotongan Gaji Pejabat Diminta jadi Gerakan Disiplin Fiskal Nasional

Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More

7 hours ago