Jakarta–Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo optimis di sisa waktu tiga bulan menjelang Oktober 2017 penggunaan transaksi nontunai di setiap gerbang Tol dapat terus meningkat secara signifikan. Ia juga mengungkapkan pada Oktober 2017 para pengguna jalan sudah menggunakan pembayaran nontunai 100 persen.
“Kami optimis tiga bulan ini dari Juli sampai Oktober 2017 cukup yakin pengguna jalan tol bisa memanfaatkan transaksi nontunai meningkat,” ungkap Agus di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Senin 3 Juli 2017.
Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sendiri memang telah menargetkan pembayaran di seluruh gerbang tol dapat mencapai 100 persen pada Oktober 2017 mendatang.
Ia menambahkan, beberapa bulan lalu pihaknya telah melakukan uji coba di beberapa ruas tol selama periode mudik Lebaran. Tercatat pada tahun 2016 lalu, penggunaan transaksi nontunai dalam pembayaran di gerbang tol baru mencapai 23 persen.
“Kami mengikuti terus perkembangan transaksi nontunai di gerbang tol. Tahun lalu pembayaran nontunai masih 23 persen,” kata Agus
Agus menambahkan, angka persentase penggunaan uang elektronik tersebut meningkat menjadi 26 persen pada periode mudik hari raya Idul Fitri 1438 H lalu.
Dengan demikian, ke depan angka tersebut dapat segera meningkat ke 100 persen. Saat ini, bank sentral terus memonitor agar angka tersebut terus meningkat hingga Oktober 2017 tersebut. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More
Poin Penting Secara teknikal, IHSG berpotensi terkoreksi di area 7.835–7.680 sebelum membentuk wave (b), dengan… Read More
Kampanye sekaligus sebagai sosialisasi positioning BSI sebagai bank emas pertama di Indonesia dan mengajak masyarakat… Read More
Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More