Categories: Ekonomi dan Bisnis

BI Yakin Ekonomi Akhir Tahun di Atas 5%

Membaiknya perekonomian nasional sampai kuartal IV-2015 lantaran pengeluaran pemerintah yang sudah maksimal. Rezkiana Nisaputra

Jakarta–Bank Indonesia (BI) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi di triwulan III-2015 akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,67%.

Menurut Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Juda Agung, pertumbuhan ekonomi triwulan III-2015 akan berada pada kisaran 4,9% yang ditopang oleh kegiatan infrastruktur yang saat ini tengah berjalan di triwulan III-2015.

“Prediksi kami meningkat 4,9% di triwulan ini. Berdasarkan data terakhir itu. Penjualan semen kan meningkat ya 14%. Impor barang modal juga naik signifikan misalnya impor besi dan baja naik 60%,” ujarnya di Jakarta, Jumat, 25 September 2015.

Adanya kondisi tersebut, kata Juda, hal ini menunjukkan bahwa belanja modal pemerintah sudah mengalami perbaikan. Dengan begitu, maka sampai dengan triwulan IV 2015, pertumbuhan ekonomi nasional diyakini tumbuh di atas 5%.

“Kuartal IV diperkirakan di atas 5% lah. Ini sebenarnya ekonomi sudah mulai rebound lagi. Ya pokoknya di atas 5% dan kami prediksi untuk tahun ini di dalam range 4,7%-5,1%,” tukasnya.

Dia menilai, membaiknya perekonomian nasional sampai kuartal IV-2015 lantaran pengeluaran pemerintah yang sudah maksimal. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di triwulan IV diprediksi paling tinggi jika dibandingkan triwulan-triwulan sebelumnya.

“Pengeluaran pemerintah kan sekarang sudah nendang lah, sudah kick in lah. Sekarang ini realisasi ya, misalnya belanja modal baru sekitar 30%-40%. nanti triwulan empat paling tinggi. Itu akan sangat memberikan dampak,” tutup Juda. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

1 hour ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

2 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

11 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

11 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

14 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

14 hours ago