Moneter dan Fiskal

BI Uji Coba Penerapan QRIS Tap Berbasis NFC untuk Pembayaran Lebih Cepat dan Praktis

Jakarta – Bank Indonesia (BI) bersama Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) pionir layanan dan Perum DAMRI menggelar uji coba penerapan QRIS Tap berbasis Near Field Communication (NFC) pada moda transportasi DAMRI.

Inisiatif ini merupakan bagian dari persiapan penerapan QRIS Tap NFC yang direncanakan berlangsung pada triwulan I tahun 2025.

Inovasi pembayaran menggunakan QRIS Tap berbasis NFC ini dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan transaksi pembayaran yang cepat dan massal secara efisien dan aman, antara lain transaksi transportasi, ritel, UMKM, dan parkir.

Baca juga: QRIS Makin Diminati, Transaksi Kartu ATM Terus Susut

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menjelaskan bahwa pengembangan QRIS Tap berbasis NFC dilakukan dalam rangka mempercepat inklusi keuangan sekaligus mendukung digitalisasi sistem pembayaran, sejalan dengan visi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.

Keunggulan QRIS Tap NFC

Dicky menjelaskan, QRIS Tap berbasis NFC ini merupakan hasil karya anak bangsa yang memiliki sejumlah keunggulan, seperti mendukung interkoneksi dan interoperabilitas yang dapat memfasilitasi berbagai sumber dana pembayaran (uang elektronik, simpanan, dan fasilitas kredit), pemrosesan transaksi di domestik, meningkatkan efisiensi biaya, serta kecepatan dan kemudahan dalam penggunaannya. 

“Inovasi QRIS Tap berbasis NFC memanfaatkan standard messaging yang sudah dikembangkan sebelumnya yakni QRIS Consumer Presented Mode(CPM), namun memanfaatkan teknologi interface NFC,” kata Dicky dalam keterangan resmi, Jumat, 20 Desember 2024.

Baca juga: Bank Saqu Bakal Luncurkan Fitur Pembiayaan Baru di 2025, Simak Bocorannya

Melalui inovasi ini, masyarakat dapat melakukan transaksi tanpa sentuh (contactless) menggunakan smartphone sehingga memberikan kemudahan dan pengalaman transaksi yang lebih praktis dan cepat. 

Jika sudah diimplementasikan, masyarakat dapat menggunakan QRIS Tap berbasis NFC dengan membuka aplikasi mobile banking atau aplikasi pembayaran lainnya pada smartphoneyang mendukung fitur NFC.

Adapun cara menggunakannya adalah dengan mengakses menu QRIS, memilih fitur QRIS Tap, menginput PIN transaksi, lalu mendekatkan smartphoneke terminaldi merchant untuk melakukan transaksi. 

Dicky mengungkapkan bahwa pengembangan QRIS Tap berbasis NFC melibatkan 15 PJP dan 4 Penyelenggara Infrastruktur Pembayaran (PIP).

“Ke depan, Bank Indonesia juga akan memperluas kerja sama dengan operator moda transportasi lain dan industri SP, untuk memastikan kelancaran implementasi sekaligus melakukan sosialisasi inovasi pembayaran QRIS Tap berbasis NFC,” imbuhnya.

Baca juga: Tinggal Tap, QRIS NFC Bakal Meluncur di Kuartal I-2024

Sebelumnya, QRIS Tap berbasis NFC telah melalui soft launch dalam perhelatan Festival Ekonomi Keuangan Digital dan Karya Kreatif Indonesia (FEKDI x KKI) 2024.

Serangkaian tahapan pengujian telah dilakukan dalam sandbox Bank Indonesia untuk mendukung kesiapan teknis dengan tingkat keberhasilan yang sangat baik dan akan diimplementasikan pada waktunya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

23 mins ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

1 hour ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

2 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

3 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

4 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

4 hours ago