BI Tahan Bunga Acuan BI 7-day Reverse Repo Rate 5,25%
Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai, tekanan nilai tukar Rupiah pada Desember tahun ini lebih dipengaruhi oleh ketidakpastian global serta meningkatnya permintaan valuta asing (Valas) musiman untuk kebutuhan libur akhir tahun.
Oleh karena itu, pihaknya terus mewaspadai risiko ketidakpastian pasar keuangan global dengan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya, dengan tetap mendorong berjalannya mekanisme pasar dan mendukung upaya-upaya pengembangan pasar keuangan.
“Pada Desember 2018 rupiah tertekan akibat meningkatnya ketidakpastian global, serta kebutuhan valuta asing jelang akhir tahun untuk kebutuhan berbagai hal termasuk korporasi ,” kata Perry di Jakarta Kamis 20 Desember 2018.
Berdasarkan datanya, pada November 2018 Rupiah sempat menguat 6,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penguatan itu dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing yang cukup besar akibat dampak positif perekonomian domestik yang tetap kondusif dan eskalasi ketegangan hubungan dagang AS-Tiongkok yang sempat mereda.
Tidak hanya itu, Perry mengatakan, kebijakan baru Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) juga turut andil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Perry menjelaskan, dari sisi volume maupun transaksi supply demand DNDF terus bergerak lebih baik.
Sebagai informasi tambahan, berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) saja pada Rabu (20/12), rupiah bertengger pada level Rp14.499 per dolar AS. Angka tersebut terlihat melemah bila dibandingkan dengan hari sebelumnya (19/12) yang ada di angka Rp14.380 per dolar AS. (*)
Poin Penting PLN mencatat pertumbuhan SPKLU 44 persen sepanjang 2025, dengan total 4.655 unit yang… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mengakselerasi ekonomi kerakyatan PMI & diaspora melalui Mandiri Sahabatku 2026 yang… Read More
Poin Penting Prabowo menegaskan pembangunan Kampung Haji di Makkah merupakan kehormatan besar bagi Indonesia, karena… Read More
Poin Penting IHSG melemah 4,73 persen sepanjang periode 2-6 Februari 2026 dan ditutup di level… Read More
Poin Penting Indospring membidik kawasan tersebut karena karakteristik pasar, khususnya dominasi truk Jepang, dinilai serupa… Read More
Poin Penting BSN menggelar Developer Gathering 2026 di empat kota sebagai langkah strategis menjadikan developer… Read More