News Update

BI Tetapkan Kewajiban Pemenuhan GWM Akhir Tahun

Jakarta – Sehubungan dengan kegiatan operasional Bank Indonesia (BI) di akhir tahun 2016, Bank Sentral telah tetapkan kewajiban pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) pada hari Sabtu, 31 Desember 2016.

BI memberlakukan kewajiban pemenuhan GWM dalam Rupiah dan Valuta Asing (Valas) kepada seluruh bank umum konvensional, bank umum syariah, dan unit usaha syariah pada Sabtu, 31 Desember 2016, sesuai dengan 2 aturan BI.

Pertama, Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 15/15/PBI/2013 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional sebagaimana telah diubah terakhir dengan PBI Nomor 18/14/PBI/2016 beserta peraturan pelaksanaannya.

Kedua, Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 15/16/PBI/2013 tentang Giro Wajib Minimum Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.

Sementara itu, dalam rangka pemberlakuan kewajiban pemenuhan GWM tersebut, BI menginformasikan bahwa terkait kewajiban pemenuhan GWM dalam Valas, BI dapat menerima setoran bank terkait pemenuhan GWM dalam Valas pada Jumat, 30 Desember 2016, sampai dengan pukul 18.00 WIB

Kemudian, akan menggunakan kurs transaksi BI pada Jumat, 30 Desember 2016 dalam hal terdapat pengenaan sanksi atas pelanggaran GWM dalam Valas pada Sabtu, 31 Desember 2016.

Bank Sentral meminta, seluruh bank umum konvensional, bank umum syariah, dan unit usaha syariah agar mengantisipasi posisi likuiditas untuk memenuhi kewajiban GWM pada Sabtu, 31 Desember 2016. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

2 hours ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

3 hours ago

Pasar Modal Diminta Berbenah, Airlangga Beberkan Instruksi Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More

7 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

7 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

7 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

8 hours ago