News Update

BI Tetap Optimis Kredit Tumbuh Double Digit

Jakarta–Bank Indonesia (BI) tetap optimis pertumbuhan kredit tahun ini bisa mencapai dua digit. Meski pada bulan lalu menurut Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo pertumbuhan kredit masih single digit yaitu 8%.

Rendahnya pertumbuhan kredit tersebut menurutnya terjadi karena faktor permintaan yang masih lemah. “Kemarin, bulan lalu itu year on year 8%, Dana Pihak Ketiga 7%. Jadi perlu didorong yang bisa mendorong adalah faktor permintaan,” kata Agus D.W Martowardojo di sela-sela Halal Bihalal BI di Jakarta, Senin, 11 Juli 2016.

Agus mengatakan, permintaan kredit yang lemah terjadi seiring pertumbuhan ekonomi. Pemerintah menurutnya, perlu meningkatkan belanja agar pertumbuhan ekonomi meningkat sehingga permintaan kredit pun meningkat.

Sementara di sisi bank sentral, BI telah mengeluarkan beberapa kebijakan yang dapat membantu pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan kredit yaitu pelonggaran kebijakan Loan To Value dan menurunkan suku bunga acuan BI Rate 25 bps.

“Kita harap kalau ekonomi bisa bergerak tentu harus didorong ekonomi dunia yang harus lebih baik, harga komoditas yang lebih baik, dan kita perlu ada pengeluaran pemerintah yang bisa membuat permintaan bergerak sehingga permintaan kredit meningkat. Jadi yang kita perlu perhatikan secara jangka pendek adalah supaya ada permintaan atau demand di Indonesia,” tambah Agus.

Ia memperkirakan pertumbuhan kredit pada kuartal ketiga dan keempat akan sesuai harapan dan di atas satu digit seiring pertumbuhan ekonomi yang juga diperkirakan membaik pada kuartal ketiga dan keempat. “Saya melihat masih bisa 11%, jadi artinya diatas 1 digit,” kata Agus. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

admin

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

2 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

5 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

11 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

11 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

12 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

14 hours ago