News Update

BI Terus Galakkan Pembayaran Menggunakan QRIS

Jakarta – Bank Indonesia (BI) terus melakukan sosialisasi terkait pembayaran menggunakan QR Code Indonesia Standard (QRIS) yang digaungkan oleh pihaknya. Menurut Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Ricky Satria QRIS adalah inovasi teknologi digital yang dapat diterapkan oleh semua orang, terutama pada warung tradisional dalam transaksi pembayaran.

“Warung sebagai pelaku UMKM yang tak lepas dari keseharian masyarakat Indonesia harus ikut terlibat dalam integrasi sistem ekonomi digital. Salah satu caranya, marketplace perlu melakukan on-boarding pelaku UMKM khususnya warung, sehingga mereka dapat menerima pembayaran secara non-tunai melalui QRIS. Hal tersebut tentu ditujukan agar peran UMKM sebagai motor ekonomi domestik di Indonesia semakin produktif dan berdaya saing,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019.

Ricky menambahkan dengan menggunakan QRIS database transaksi akan terkumpul dan tercatat. Data-data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai track record untuk meningkatkan ekonomi mikro Indonesia. “Jika data terkumpul, nantinya warung bisa melihat semisal minggu lalu barang apa yang banyak terjual, itu ada dan tercatat. Jadi ada laporannya,” ucapnya.

Sebelumnya pada Agustus lalu, Bank Indonesia telah meluncurkan standar Quick Response (QR) Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS). Implementasi QRIS secara nasional efektif berlaku mulai 1 Januari 2020.

Ketika disinggung soal pembayaran biometrik, Ricky mengatakan bahwa hal itu mungkin saja diterapkan pada masa yang akan datang. “QRIS ini kita terapkan karena sesuai dengan market. Kita prioritaskan itu dulu nanti akan kita pikirkan selanjutnya apa lagi,” pungkas Ricky. (*) Evan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

2 hours ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

7 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

8 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

8 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

9 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

10 hours ago