BI Klaim Defisit Transaksi Berjalan di Triwulan I 2018 Masih Sehat
Jakarta – Bank Indonesia (BI) menegaskan bakal mengeluarkan peraturan terkait penerbitan obligasi global berdenominasi rupiah (Komodo Bonds) dalam waktu dekat. Hal ini seiring dengan peningkatan minat korporasi BUMN untuk menerbitkan instrumen investasi itu.
“Peraturan Komodo Bonds segera keluar dalam waktu dekat yang merupakan instrumen pembiayaan infrastruktur yang dikeluarkan oleh banyak korporasi, salah satunya adalah BUMN,” ujar Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo di Jakarta, Jumat, 20 April 2018
Dirinya menilai, bahwa instrumen investasi Komodo Bonds ini akan menjadi salah satu sumber pembiayaan yang menjadi pilihan banyak BUMN. “Keuntungan Komodo Bonds tentunya, risiko nilai tukar tidak melekat kepada perusahaan BUMN itu,” tukasnya.
Sehingga, jelas dia, aturan BI terkait Komodo Bonds ini lebih mengarah kepada prinsip kehati-hatian. “Nanti kami kabari persis. Yang pasti, ada aturan terkait mandatory rating, hedging,” ucap Dody.
Sebelumnya, Bank Sentral mengaku bahwa pihaknya saat ini tengah menuntaskan rancangan aturan penerbitan Komodo Bonds, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas likuiditas rupiah dan menekan risiko investasi. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More