“Dengan dukungan infrastruktur pemerintah yang dilakukan secara masif, prospek kita, produksi beras kita akan signifikan. Sementara, pertumbuhan penduduk kita rata-rata di 1-2 persen,” ujar Dody.
Baca juga: Kredit ke Sektor Pangan Belum Optimal
Lebih lanjut Dody mengungkapkan, kebutuhan infrastruktur pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan ialah irigasi dan lahan. Penambahan lahan baru menjadi solusi di tengah tingginya alih fungsi lahan pertanian. “Jadi, saat irigasi tersier selesai, cetak sawah baru selesai,” ucapnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data Bank Sentral menunjukkan, bahwa pada 2020 mendatang, produksi beras akan mencapai 50 juta ton atau sesuai dengan kebutuhan penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 252 juta orang. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More
Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More
Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More
Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More
Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More
Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More