Jakarta – Bank Indonesia (BI) menilai, transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial melalui jalur suku bunga masih akan terus berlangsung. Hal ini sejalan dengan pelonggaran kebijakan moneter BI yang sudah dilakukan hingga Februari 2018.
Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo, mengatakan, sejak awal periode pelonggaran kebijakan moneter hingga Februari 2018 yang sudah sebesar 200 basis points (bps), suku bunga kredit sudah turun 155 bps (1,55%) dan suku bunga deposito turun 203 bps.
Meski demikian, kata dia, penyaluran kredit perbankan sudah mengalami perbaikan. Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit di bulan Februari 2018 yang tercatat sebesar 8,2 persen (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,4 persen (yoy).
Di sisi lain, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Februari 2018 tercatat 8,4 persen (yoy), relatif sama dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya. Sejalan dengan prakiraan sebelumnya, pertumbuhan Kredit dan DPK akan lebih baik pada 2018, masing-masing dalam kisaran 10-12 persen dan 9-11 persen (yoy).
Baca juga: BI Kembali Tahan BI 7-day Repo Rate 4,25%
Menurutnya, kondisi sistem keuangan tetap stabil, sejalan dengan terjaganya stabilitas sistem keuangan tercermin pada rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan yang cukup tinggi mencapai 23,1 persen dan rasio likuiditas (AL/DPK) sebesar 23 persen pada Februari 2018.
Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) relatif tidak berubah sebesar 2,9 persen (gross) atau 1,3 persen (net) pada Februari 2018.
Pembiayaan ekonomi melalui pasar modal, seperti penerbitan saham (IPO dan rights issue), obligasi korporasi, dan medium term notes (MTN) juga mengalami peningkatan sebesar 14,3 persen (yoy) pada Februari 2018, sejalan dengan program pendalaman pasar keuangan. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More