Bank Mandiri siapkan uang tunai
Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyediakan penukaran uang tunai senilai Rp195 triliun selama Ramadan dan Hari Raya Lebaran. Di mana, BI juga menyediakan penukaran uang senilai Rp3,8 juta per paket.
Deputi Gubernur BI Ibu Aida S. mengatakan, penetapan paket penukaran sebesar Rp3,8 juta per orang yang terdiri dari berbagai nominal uang pecahan.
“Di mana paket Rp3,8 juta itu berisi uang pecahan Rp20.000 sampai Rp1.000 untuk satu paket dengan tahun emisi 2016 dan 2022,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/3/2023).
Diketahui, paket penukaran uang senilai Rp3,8 juta tersebut terdiri dari pecahan Rp20.000 sebanyak 100 lembar, pecahan Rp10.000 (100 lembar), pecahan Rp5.000 (100 lembar), pecahan Rp2.000 (100 lembar), dan pecahan Rp1.000 (100 lembar).
Pihaknya bersama dengan 55 perbankan lainnya menyediakan layanan penukaran uang tunai yang tersebar di 5.066 titik. Layanan tersebut sudah bisa diakses oleh masyarakat mulai 20 Maret hingga 20 April.
Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim menambahkan, penetapan paket penukaran sebesar Rp3,8 juta dimaksudkan agar distribusi uang baru merata di masyarakat.
“Terutama layanan penukaran uang baru yang akan dilakukan di berbagai tempat keramaian seperti pasar, terminal dan masjid, “ jelasnya.
Menurutnya, penukaran yang tunai baru bisa dilakukan melalui aplikasi pintar atau datang langsung ke titik penukaran yang ditentukan.
BI sendiri menyiapkan Rp195 triliun uang tunai layak edar atau meningkat meningkat 8,22 persen dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan diperkirakan karena memperhatikan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Khusus wilayah aglomerasi di Jabodetabek, BI telah menyiapkan 599 titik penukaran dengan uang sebesar Rp48,2 triliun.
BI juga melakukan kerja sama dengan pihak perbankan dalam menyediakan layanan bagi wholesale yang mempunyai ritel khas.(*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More