Moneter dan Fiskal

BI Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2025 Didorong Ekspor dan Belanja Pemerintah

Poin Penting

  • Pertumbuhan ekonomi kuartal III 2025 ditopang ekspor dan belanja pemerintah, menurut BI.
  • Ekspor kelapa sawit, besi, dan baja ke India dan China menjadi pendorong utama.
  • BI proyeksikan pertumbuhan ekonomi 2025 sedikit di atas titik tengah kisaran 4,6–5,4%.

Bukittinggi – Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2025 akan ditopang oleh dua hal, yaitu ekspor dan belanja pemerintah.

“Di triwulan III ini, berdasarkan indikator terkini, karena data resmi baru akan keluar pada awal November, kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi didorong oleh dua hal utama, yaitu ekspor dan belanja pemerintah,” kata Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI, Juli Budi Winantya dalam Pelatihan Wartawan di Bukittinggi, Sumatra Barat, Jumat, 24 Oktober 2025.

Juli menjelaskan, ekspor beberapa komoditas seperti kelapa sawit, besi dan baja masih tumbuh tinggi, terutama ke negara India dan China yang akan memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi kuartal III 2025.

“Ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2025,” ungkap Juli.

Baca juga: BI Revisi ke Atas Pertumbuhan Ekonomi Global Jadi 3,1 Persen di 2025

Sementara dari sisi belanja pemerintah, sejumlah program dan proyek prioritas, termasuk di bidang infrastruktur dan energi, hingga tambahan paket kebijakan ekonomi baru, dinilai mampu memperkuat permintaan domestik dan pertumbuhan ekonomipada periode tersebut.

Sehingga Juli memandang perekonomian Indonesia pada semester II 2025 diperkirakan akan lebih baik dibandingkan semester I 2025, seiring dukungan kebijakan moneter BI, seperti suku bunga acuan dan kebijakan likuiditas.

“Selain itu, pemerintah juga menyampaikan akan ada tambahan bantuan sosial yang akan disalurkan pada triwulan IV, dan hal ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada semester II,” imbuhnya.

Dengan perekembangan tersebut, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun 2025 akan berada sedikit di atas titik tengah kisaran 4,6-5,4 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

9 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

10 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

10 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

16 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

17 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago