News Update

BI: Ritual Mudik Bisa Memperburuk Skema Ekonomi

Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyebut ritual pulang kampung atau mudik di masyarakat akan mempengaruhi skenario terburuk dampak COVID-19 terhadap perekonomian. Sebab, dengan berbondong-bondong mudik ke kampung halaman dapat memperluas penyebaran virus corona ke daerah-daerah. 

Sebelumnya, pemerintah sendiri telah membuat skema terburuk dampak pandemi virus corona (COVID19) yang dikhawatirkan menggerus pertumbuhan ekonomi RI hingga menjadi 2,3% bahkan nimus 0,4%.

“Skenario tadi kalau penyebaran meluas dan tidak dilakukan langkah bersama tentu dampak ke masyarakat akan lebih buruk. Kasus covid 19 akan menyebar, tentu kematian akan banyak. Aspek kemanusiaan lebih buruk kalau tidak melakukan langkah bersama.,” kata Guberur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam video confrence di Jakarta Kamis 2 April 2020.. 

Dirinya menambahkan, penyebaran virus yang meluas ke beberapa daerah dapat memperlambat penanganan dan proses penyembuhan dari pandemi COVID-19 di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada pemerintah untuk segera melakukan antisipasi dengan sejumlah gubernur di seluruh provinsi. Mengingat mudik lebaran sudah semakin dekat. 

“Kasus covid 19 akan menyebar, tentu kematian akan banyak. Aspek kemanusiaan lebih buruk kalau tidak melakukan langkah bersama,” kata Perry.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut, dalam seminggu terakhir bulan Maret 2020 telah terjadi pergerakan arus mudik akibat perpanjangan kebijakan belajar dan berkerja di rumah. Jokowi menyebut sekitar 876 bus antarprovinsi sudah melayani para pemudik dengan total 14 ribu penumpang ke berbagai wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

3 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

4 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

4 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago