Petugas tengah melayani penukaran uang rusak di Bank Indonesia (BI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyesuaikan jadwal pemesanan layanan penukaran uang dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025 pada minggu keempat Maret ini.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan penyesuaian tersebut dalam rangka meningkatkan kemudahan dan kenyamanan masyarakat dalam mengakses Aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah).
“Penukaran termin IV dengan kuota sebanyak 254.800 akan terbagi menjadi dua tahap,” kata Denny dalam keterangan resminya, Kamis, 20 Maret 2025.
Baca juga: Lebaran 2025, BI Permudah Penukaran Uang lewat Aplikasi PINTAR
Tahap pertama yaitu pada Sabtu, 22 Maret 2025, mulai pukul 09.00-18.00 WIB khusus untuk 1.505 titik lokasi penukaran wilayah Pulau Jawa.
Selanjutnya, tahap kedua yaitu pada Minggu, 23 Maret 2025, mulai pukul 09.00 WIB untuk 1.043 titik lokasi penukaran di wilayah luar Pulau Jawa.
Adapun hingga 17 Maret 2025 realisasi penukaran uang baru sudah mencapai Rp6,71 triliun atau 37 persen dari total yang disediakan sebesar Rp180,9 triliun.
Denny juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan transaksi pembayaran digital melalui layanan mobile dan internet banking yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.
Masyarakat dapat menggunakan layanan BI Fast, yang kini memiliki fitur transfer kolektif (bulk transfer), pembayaran atas permintaan (request for payment), dan transfer debit langsung (direct debit). BI memastikan bahwa layanan BI Fast akan tetap beroperasi penuh selama periode libur Lebaran, yakni 28 Maret–7 April 2025.
“Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan QRIS untuk transaksi tarik tunai, transfer, dan setor tunai,” tambahnya.
Baca juga: BI Akui Aplikasi Pintar Sempat Down, Ini Penyebabnya
Sebagai alternatif metode pembayaran di berbagai transportasi umum dan fasilitas layanan publik, BI juga menghadirkan inovasi QRIS Tanpa Pindai (QRIS TAP), yang memungkinkan transaksi hanya dengan mendekatkan smartphone ke terminal pembayaran. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More
Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More